Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-03 19:17:19

Pelaku Teror Wafer Silet Ditangkap, Ternyata Ini Motifnya

MEMBAHAYAKAN: Agan Bambang Herlambang (berkopiah), saat diamankan polisi karena kasus wafer berisi silet. Kepada polisi ia menyampaikan bahwa perbuatan itu ia lakukan bertujuan untuk tolak balak. Ah, ada-ada saja.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Kasus teror makanan ringan berisi serpihan benda tajam yang terjadi di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, akhirnya terungkap. Polsek Patrang bersama Resmob Polres Jember berhasil meringkus pelaku di sebuah rumah makan, Selasa (3/8/2021) siang.

Kasat Reskrim AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku yang bernama Agan Bambang Herlambang ,42,  saat diringkus tak memberikan perlawanan. "Pelaku langsung mengakui," kata Komang.

Baca Juga : Periksa 22 Orang Saksi, Kasus Honor Pemakaman Covid Jember Naik ke Penyidikan

Setelah digeledah di rumahnya yang berada di Jalan Manggis, Kelurahan Jember Lor, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa makanan ringan jenis wafer, berbagai minuman saset, serpihan silet, steples, paku, dan mur berkarat. Barang bukti itu disimpan di dalam kamar.

Baca Juga : Periksa 7 Saksi Kasus Honor Pemakaman Covid-19, Polres Jember Dibantu Polda

Komang mengatakan, polisi telah menggali keterangan pelaku termasuk motif dari perbuatannya itu. “Karena ingin menolak balak," ujarnya

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku membeli wafer di warung. Kemudian pelaku memasukan serpihan benda-benda tajam yang sebelumnya telah disiapkan. “Kemudian merekatkan bungkus wafer menggunkan korek,” katanya.

Selain diberikan kepad anak-anak, pelaku juga menyebar makanan itu di sejumlah ruas jalan di sekitar lingkung tempatnya tinggal.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut dan mengamankan pelaku di  Mapolres Jember.

Untuk diketahui, kasus wafer berisi silet tersebut terungkap setelah Mohammad Yasin, warga Jalan Cempedak, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, pada Minggu melaporkan bahwa anaknya menjadi korban wafer silet yang diberikan oleh orang tidak dikenal.

Beruntung, anaknya tak sampai menelan makanan tersebut. (as/don)