Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-11 19:20:21

Pemkab Banyuwangi Kebut Persiapan World Surfing League Championship Tour

KOORDINASI INTENSIF: Pemkab Banyuwangi terus mempersiapkan diri menyambut ajang World Surfing League Championship Tour. Sejumlah pihak terlibat dan mendukung event internasional tersebut.

BANYUWANGI, TADTODAYS.COM -  pemkab Banyuwangi terus berbenah menjelang ajang selancar paling bergengsi dunia World Surfing League (WSL) Championship Tour dikebut. Event tersebut rencananya akan digelar 26 Mei-4 Juni 2022 di Banyuwangi.

Sekretaris Daerah Banyuwangi Mujiono mengatakan, Kemenko Marves terus memantau persiapa ajang internasional ini. Sejumlah infrastruktur dan kebutuhan strategis juga telah diprioritaskan. Pemkab juga intensif berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan dukungannya pada event internasional itu.

Baca Juga : Siapkan Bazar UMKM Ramaikan WSL Banyuwangi

“Kemenko Marves terus monitoring progress persiapan WSL di G-Land ini. Akhir pekan lalu kami rakor virtual, membahas infrastruktur dan kebutuhan strategis apa yang harus diprioritaskan lebih dahulu. Kurang 1,5 bulan, jadi kita semua harus ngebut persiapannya,” kata Mujiono, Senin (11/4/2022).

Baca Juga : Sambut Porprov, Disparbud Jember Mengoptimalkan Layanan Hotel dan Informasi Wisata

Rakor tersebut dipimpin langsung Asisten Deputi Pengembangan Periwisata Berkelanjutan Kemenko Marves Kosmas Harefa. Serta diikuti berbagai instansi yang siap mendukung perhelatan kompetisi yang memiliki social media engagement terbesar ketiga dunia setelah NBA dan NFL (American Football) tersebut.

Instansi pendukung itu di antaranya Kementerian PUPR, Kementerian Pemuda dan Olahraga, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Telkom, Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), PT Pertamina, pihak Imigrasi dan Bea Cukai, TN Alas Purwo, serta jajaran Pemkab Banyuwangi.

Mujiono menyebut, event tersebut merupakan kesempatan emas bagi Indonesia yang ditunjuk sebagai lokus pelaksanaan ajang surfing paling bergengsi dunia. Terutama dimanfaatkan untuk mendongkrak ekonomi nasional, utamanya Banyuwangi sebagai tuan rumah.

Sejumlah poin yang menjadi fokus pembahasan rapat meliputi, percepatan penataan kawasan; penyediaan pasokan listrik; ketersediaan sinyal internet; ketersediaan rumah sakit rujukan; hingga SOP pengamanan kegiatan. “Kemenko Marves meminta bahwa semuanya harus klir. Seluruh pihak harus mendukung penuh,” katanya.

Kemenko Marves juga mengevaluasi dan memantau seluruh proses, termasuk pembangunan judge tower. Dalam rakor tersebut, semua yang terlibat menyatakan siap memberikan dukungannya pada ajang bergengsi dunia tersebut. Proyek judge tower sudah dalam pengerjaan dan ditargetkan rampung 19 Mei 2022.

Selain jugde tower, Kementerian PUPR juga membangun sejumlah sarana prasarana pendukung lainnya. Seperti toilet dan klinik di areal Pantai Plengkung. “Kami akan cek ke lapangan lagi, memastikan semua sesuai perencanaan. Karena ini ajang dunia, harus disiapkan dengan baik,” kata Mujiono.

Pada ajang ini, pihak Pertamina berencana membangun sejumlah pertashop di kawasan Plengkung. Ini untuk memastikan pasokan kebutuhan BBM kendaraan operasional official maupun kendaraan lainnya. “Berapa pun kebutuhan on the spot, kami siap mensupport penuh,” tegas Bagus Handoko dari Pertamina Patra Niaga.

Dari sisi dukungan telekomunikasi, pihak Telkomsel Jawa Timur menyatakan akan menyediakan akses internet di kawasan tersebut. "Kami akan menyediakan dua BTS mobile di Pancur dan G-Land untuk mendukung layanan mobile selama kompetisi berlangsung," ujar Permata Jaya, perwakilan Telkomsel Jatim. (*/mus/sp)