Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-08 21:17:08

Pemkab Jember Matikan Lampu PJU, Warga Merasa Aneh

GELAP: Kawasan Alun-alun Jember tampak gelap, karena PJU di kawasan tersebut dimatikan untuk mencegah warga keluar malam selama PPKM Darurat.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Untuk mencegah mobilitas warga saat malam hari di masa PPKM Darurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mematikan seluruh Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan dalam kota. Pemadaman ini dimulai sejak Rabu malam (7/7/21) kemarin.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah pada Satpol PP Jember, Erwin Prasetyo menjelaskan kebijakan memadamkan lampu PJU di ruas jalan kota Jember diterapkan hingga 20 Juli mendatang. "Mulai dimatikan pukul 20.00,” kata Erwin, Kamis (8/7) malam.

Baca Juga : Petugas Putar Balik Rombongan Mobil Mewah di Exit Tol Pandaan

Menurut Erwin, langkah tersebut diambil sebagai salah satu upaya pemerintah mengurangi mobilitas warga di malam hari saat PPKM Darurat. Ketika jalanan gelap, lanjutnya, diharapkan keinginan warga untuk keluar rumah berkurang.

Baca Juga : Kasus Covid-19 di Jember Tinggi, Pemkab Keluarkan SE Ibadah Idul Adha di Rumah

Ia menambahkan, pemadaman PJU ini diberlakukan mulai dari ruas jalan di daerah Patrang ke selatan menuju Alun-alun Kota, kemudian dari arah Pasar Sabtuan ke utara menuju alun-alun, dan dari simpang empat Argopuro ke barat menuju alun-alun.

Dari pantauan tadatodays.com, lampu di sekitaran alun-alun hingga perempatan Argopuro mulai dimatikan, tepat pukul 20.00 WIB.

Salah seorang pengendara motor, Aryo Dimas, mengaku kurang nyaman dengan kebijakan tersebut. Lantaran tak terbiasa berkendara di jalan yang gelap. Alhasil, dirinya hanya berkendara dengan kecepatan pelan tak seperti biasanya. "Aneh, gak kayak biasanya," kata Aryo. (as/don)