Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-17 20:21:28

Pemkab Probolinggo Ikuti Upacara Kemerdekaan RI secara Virtual

VIRTUAL: Bupati Probolinggo (tengah) mengikuti upacara virtual bersama sejumlah unsur Forkopimda di Ruang Auditorium Madakaripura, Kantor Bupati Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Untuk pertama kalinya, peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia ke-75 dilakukan dengan upacara virtual. Bupati Probolinggo beserta pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo mengikuti upacara virtual di ruang Auditorium Madakaripura, Kantor Bupati Probolinggo.

Upacara tersebut diikuti langsung oleh Bupati Probolinggo (Puput Tantriana Sari) dan Wakil Bupati (Timbul Prihandjoko) beserta jajarannya. Terlihat pula Andi Suryanto (Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo), perwakilan Kejari, Polres dan Dandim setempat. Tepat pada pukul 09.30 WIB semua peserta sudah duduk di tempat masing-masing untuk mengikuti upacara yang dilangsungkan di Istana Negara Republik Indonesia.

Baca Juga : Peringatan Hari Santri di Kota Probolinggo, Libatkan Santri Jadi Peserta Upacara, Resmikan Museum Rasulullah SAW

Bupati Probolinggo, Tantriana Sari menilai upacara yang dilakukan secara virtual ini merupakan kebijakan yang bijak dan cerdas. Mengingat Indonesia saat ini masih dilanda pandemi.

Baca Juga : Kemendagri Beri Nilai Tinggi untuk Penyelanggaraan Pemerintahan di Kabupaten Probolinggo

"Upacara secara virtual ini adalah kebijakan yang bijak dan cerdas dalam suasa pandemi seperti ini," terangnya pada tadatodays.com, Senin (17/8/2020).

Secara pribadi ia mengatakan meski tak semeriah tahun sebelumnya, ia tetap menegaskan bahwa jajaran Muspida Kabupaten Probolinggo mengisi kemerdekaan tahun ini dengan cara berbeda.

"Harapannya rakyat sehat, dan tentu menuju sehat ada ikhtiarnya. Semoga momentum kemerdekaan ini mengingatkan kita semuanya khususnya rakyat Kabupaten Probolinggo tidak ada jalan lain selain disiplin menerapkan protokol kesehatan," terangnya pada Tadatodays.com.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan keterbatasan yang ada,tidak akan mampu apabila sendiri memerangi covid-19 ini tanpa adanya kerjasama dari masyarakat setempat. Dengan itu, ia penuh harap kesadaran masyarakat untuk tetap menggunakan masker, sering mencuci tangan, jaga jarak tetap di lakukan bahkan kalau perlu di tingkatkan. "Saya yakin jika ikhtiar ini terus dilakukan maka secara bersama-sama semuanya akan mampu untuk menghadapi ancaman covid-19," pungkasnya. (zr/hvn)