Pemkab Probolinggo Kick Off Meeting Penyusunan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Probolinggo Tahun 2027

Hilal Lahan Amrullah
Tuesday, 09 Dec 2025 14:43 WIB

NARASUMBER: Sekretaris Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo, Dian Festy Anggraine menyampaikan materi Kick Off Meeting Penyusunan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Probolinggo Tahun 2027.
KRAKSAAN, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Kick Off Meeting Penyusunan Rancangan Awal RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kabupaten Probolinggo Tahun 2027, Selasa (9/12/2025). Kegiatan tersebut dilangsungkan di Ruang Pertemuan Madakaripura, Lantai 5 Kantor Bupati Probolinggo di Kraksaan.
Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, M.M.Kes., MMRS. Berikutnya, hadir pula para kepala perangkat daerah dan camat, pejabat eselon III dan IV, serta pejabat fungsional perencana di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Usai dibuka, selanjutnya penyampaian materi kick off oleh Asisten Administrasi Umum dr. Anang Budi Yoelijanto, dan Sekretaris Bapelitbangda Dian Festy Anggraine bersama sejumlah kepala bidang di Bapelitbangda. Terakhir dilakukan diskusi dan penandatanganan berita acara kick off oleh para peserta kick off.
.png)
Kepala Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo Juwono Prasetijo Utomo, S.TP., MT. melalui Sekretaris Bapelitbangda Dian Festy Anggraine mengatakan bahwa maksud dan tujuan kick off merupakan kegiatan awal atau pembukaan dari proses penyusunan RKPD untuk perencanaan Tahun 2027. Kick off ini dilakukan sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian tahapan penyusunan RKPD 2027.
Sementara, penyelenggaraan kick off penyusunan RKPD mengacu pada beberapa dasar hukum. Di antaranya yaitu UU nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional; Peraturan pemerintah nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana Pembangunan; dan Peraturan Menteri dalam Negeri nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
Kick off ini merupakan langkah awal dan sangat penting dalam proses penyusunan RKPD sebagai dokumen perencanaan tahunan yang memuat arah kebijakan, prioritas pembangunan, program, serta target kinerja daerah. RKPD menjadi jembatan bagi pencapaian visi dan misi kepala daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Probolinggo tahun 2025-2029.
Ine, sapaan Dian Festy Anggraine, menekankan bahwa melalui kick off ini, dilakukan penyamaan persepsi dan penguatan kolaborasi. Seluruh perangkat daerah, sejak tahap awal, harus memiliki pemahaman yang sama tentang arah pembangunan yang ingin dicapai. Kolaborasi lintas sektor bukan hanya penting, tetapi wajib untuk menghindari program yang tumpang tindih dan memastikan efektivitas pelaksanaan pembangunan.
.png)
ARAHAN: Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto, M.M.Kes., MMRS., memberikan arahan sekaligus membuka Kick Off Meeting Penyusunan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Probolinggo Tahun 2027.

Lanjut Ine, melalui kick off juga dilakukan fokus pada prioritas pembangunan daerah. RKPD harus mampu menjawab isu strategis daerah, mencakup peningkatan pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur dasar, serta transformasi digital dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Kita harus menyusun program yang realistis, terukur, dan berorientasi pada hasil (outcome). Penguatan partisipasi masyarakat. Pembangunan tidak boleh hanya top-down. Masukan masyarakat, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya akan menjadi bagian penting dalam penyusunan RKPD Tahun 2027. RKPD harus menjadi cerminan kebutuhan masyarakat sesungguhnya,” jelasnya.
Poin penting lainnya menurut ine adalah penyusunan tepat waktu, tepat data, dan tepat sasaran. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk menyusun rancangan renja perangkat daerah secara disiplin sesuai jadwal, berbasis data, dan mengacu pada indikator kinerja yang jelas. “Tidak ada lagi perencanaan yang sekadar memenuhi prosedur, tetapi harus berdampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Kick off ini bukan hanya acara seremonial, melainkan momentum untuk membangun komitmen bersama. Wanita berkerudung ini juga mengajak kita semua bekerja secara lebih inovatif, adaptif, dan profesional dalam memastikan bahwa setiap rupiah anggaran dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto, M.M.Kes., MMRS., menyampaikan bahwa dalam proses pemerintahan ini, apa yang dikerjakan hari ini di tahun 2025 ini, harusnya yang benar diawali dengan satu perencanaan awal yang luar biasa, itu dimulai dari hari ini. Untuk kemudian dilakukan 2027.
“Itu seperti apa kita mulai visi-misinya Bupati kayak apa. Berarti kalau visi misinya Bupati, berarti kita bayangkan 2027 itu yang kita kerjakan. OPD manapun harusnya nyantol dengan apa yang dimimpikan Bupati. Terus berikutnya kita berpikir situasi Probolinggo saat ini seperti apa, kemiskinan kita seperti apa, kondisi kita seperti apa, gini rasio kita seperti apa, pengangguran kita seperti apa, angka kesakitan seperti apa, angka Kematian Ibu seperti apa. Muncul lah perencanaan yang kita tetapkan di akhir ini. Okelah dengan situasi ini berarti nanti 2027 kayaknya topiknya temanya seperti ini,” papar dokter Anang.
Adapun tema yang diusung pada Kick Off Meeting Penyusunan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Probolinggo Tahun 2027 adalah tentang percepatan penguatan pondasi layanan infrastruktur dasar yang merata dan berkelanjutan disertai penguatan pondasi transformasi sosial, ekonomi, eksklusif, berbasis ilmu pengetahuan teknologi inovasi dan tata kelola pemerintahan.
“Kira-kira dengan tema seperti itu OPD kira-kira mau bikin program apa ya biar nyantol begitu itu seperti itu harusnya. Kadang-kadang kan pokoknya tahun ini seperti apa programnya, itu belum tahu seperti apa cocoknya. Yang penting hanya menggugurkan tanggung jawab kita. Muncul lah nanti itu idenya, programnya ini, muncul ada kebijakan umum, muncul RKA sampai nanti di akhir tahun 2026 anggaran untuk 2027. Idealnya kan seperti itu,” ungkapnya.
Harapannya, RKPD tahun 2027 itu pembangunannya yang tepat guna. Kedua, tepat sasaran. Ketiga, semua disesuaikan dengan kapasitas keuangan yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo. (*/hla/why)


Share to
 (lp).jpg)