Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-31 13:59:04

Pemkab Probolinggo Luncurkan SI TINGTING, Sistem Informasi Tracing-Testing Covid-19 Cepat, Tepat, dan Real Time

INOVASI: Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E., Wabup Probolinggo Drs. H.A. Timbul Prihanjoko, Sekda H. Soeparwiyono, Kepala Diskominfo Yulius Christian, dan Kepala Dinkes dr. Shodiq Tjahjono menekan tombol tanda diluncurkannya aplikasi Si Tinting. Aplikasi tersebut akan memudahkan update informasi tracing dan testing Covid-19.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemkab Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kini memiliki aplikasi khusus penyedia update informasi tracing dan testing Covid-19. Aplikasi penyedia informasi ini diharapkan menjadi sarana penyedia informasi yang cepat, tepat, akurat dan berkelanjutan bagi jajaran Satgas Penanganan Covid-19.

Aplikasi bernama Sistem Informasi Tracing dan Testing (Si Tingting) tersebut, sebelumnya secara resmi telah di-launching oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, di pendapa Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga : Gedung DPRD Jember Lockdown, Pembahasan LPP APBD 2020 Ditunda

Dalam peluncuran aplikasi tersebut, perempuan yang akrab disapa Bupati Tantri itu mengatakan, Si Tingting awalnya adalah ide bersama yang tercetus awal Februari 2021 lalu. Di mana dalam Penanganan Covid-19, Pemkab Probolinggo sangat membutuhkan aplikasi cerdas, yang mampu menyajikan informasi awal terkait Covid-19 pada seluruh pemangku level kebijakan. Baik tingkat kabupaten hingga kecamatan secara realtime dan rutin.

Baca Juga : Satu Anggota Dewan Jember Positif Covid-19, Parlemen Swab Masal

Bupati Tantri menjelaskan, aplikasi tersebut dibuat khusus bagi para stakeholder Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya, bisa segera diaplikasikan dengan baik agar manfaat dan tujuan dari pembangunan aplikasi ini segera dirasakan. Baik oleh Satgas Penanganan Covid-19 maupun masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada jajaran Diskominfo, yang telah menterjemahkan hal ini dengan baik. Semoga ikhtiar ini, mampu menjadi salah satu aplikasi dan tools yang memudahkan kita dalam proses pengambilan kebijakan dan tindaklanjut penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo yang lebih cepat, tepat dan akurat,” harapnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri berharap, dengan tagline “Dari Probolinggo untuk Indonesia”, inovasi Si Tingting ini bisa menjadi salah satu inovasi daerah yang berkualitas dan menginspirasi daerah lain pada level regional maupun nasional.

PAPARAN: Kepala Diskominfo Yulius Christian memberikan penjelasan pada stakeholder terkait mengenai penerapan aplikasi tersebut. Ia berharap, aplikAsi Si Tingting ini mampu menjadi acuan dan pedoman bagi seluruh stakeholder Satgas Penanganan Covid-19 untuk mempercepat proses pencegahan, tindaklanjut dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.

“Karena saya pribadi belum pernah mendengar dan melihat sistem terintegrasi seperti ini di Indonesia. Dengan semangat bersama, kita awali inovasi ini di Kabupaten Probolinggo. Bukan untuk prestise semata, namun karena fungsi dan manfaatnya bagi kita untuk melayani masyarakat dengan lebih baik. Serta selalu berupaya menjadi pemerintah daerah dengan tata kelola SPBE yang lebih baik dari tahun ke tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menerangkan, bahwa kunci kerja aplikasi yang dibangunnya itu ada pada entri data atau update info data di setiap saat dan secepat mungkin secara real-time.

Kecepatan ini dijelaskan oleh Yulius tentu diawali dari Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan, yang berwenang memberikan info awal terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Kemudian, akan tersampaikan pada seluruh pemangku level kebijakan di tingkat kabupaten dan kecamatan secara real-time dan rutin.

Selanjutnya, mantan Camat Sukapura ini menjabarkan, bahwa aplikasi ini membutuhkan operator dari rumah sakit, Dinas Kesehatan, kecamatan dan puskemas. Setiap operator wajib untuk selalu memonitor dan meng-update info terkait penanganan kasus Covid-19. Baik tentang perkembangan dan tindaklanjut yang sudah dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Kami bertanggung jawab atas data dan informasi baik yang belum di entri maupun yang sudah di entri menjadi data, agar tetap bersifat rahasia dan tidak disampaikan kepada publik. Yang terpenting adalah tindak lanjut dan penanganannya,” jelasnya.

“Harapan kami kehadiran Si Tingting ini mampu menjadi acuan dan pedoman bagi seluruh stakeholder Satgas Penanganan Covid-19 untuk mempercepat proses pencegahan, tindaklanjut dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Saat ini masih untuk level kecamatan, namun setelah evaluasi dan pengembangan mudah-mudahan aplikasi ini bisa sampai pada level desa dan RT/RW,” tandasnya.

Launching Si Tingting sebelumnya juga disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. H.A. Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah H. Soeparwiyono, beserta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Sementara untuk Kepala Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo mengikuti momentum tersebut secara virtual melalui zoom meeting, sehubungan dengan upaya pencegahan penularan Covid-19. Pencanangan aplikasi ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama yang diwakili Kepala Diskominfo, Kepala Dinkes, perwakilan Camat, dan perwakilan Kepala Puskesmas. (*/hla/sp)