Pemkot Probolinggo Launching Wifi Gratis “Suroyo - Cokro Super Koridor”, Siap Gelar 160 Event di Tahun 2026

Alvi Warda
Sabtu, 31 Jan 2026 07:35 WIB

SAMBUTAN: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin saat sambutan.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemkot Probolinggo secara resmi meluncurkan program "Suroyo-Cokro Super Koridor", layanan wifi (Wireless Fidelity) gratis di Jalan Suroyo dan Jalan HOS Cokroaminoto. Program ini dirancang untuk mendukung berbagai pembangunan daerah. Selain itu, di tahun 2026 akan ada 160 event yang disiapkan.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo Lucia Aries Yulianti menyatakan, pengembangan Suroyo-Cokro Super Koridor tersebut diwarnai tantangan dan peluang yang perlu dikelola bersama.
"Fokus utama adalah memastikan fasilitas yang dibangun aman bagi masyarakat, budaya lokal, serta terjaga kelestarian dan keamanannya," katanya saat pers rilis di kantor Pemkot Probolinggo, Jumat (30/1/2026) malam.
Diskominfo juga bekerja sama dengan penyedia layanan internet (ISP) untuk pemasangan firewall otomatis guna memblokir situs-situs berbahaya, termasuk konten pornografi. "Sistem pemantauan jaringan juga diaktifkan untuk memonitor lalu lintas data di setiap titik akses guna memastikan keamanan digital bagi masyarakat," ucapnya.
Selanjutnya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menjelaskan selain layanan wifi gratis, tahun 2026 ini bakal digelar 160 event. "160 event yang direncanakan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat kita," ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya banyak kegiatan, laju ekonomi diharapkan tetap berada di kisaran 5,5% ke atas. Pemkot berencana merilis kalender wisata resmi dengan kode QR yang terhubung ke informasi 160 event, 100 destinasi wisata, pasar tradisional, sentra belanja, dan wisata kuliner.
"Inisiatif ini juga didukung oleh perbaikan konektivitas dan infrastruktur. Rencananya, kereta api komuter dari Surabaya, Pasuruan, dan Probolinggo akan beroperasi penuh paling lambat 1 Maret. PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) juga berkomitmen merenovasi stasiun kereta api Probolinggo menjadi lebih modern,"katanya.
Wali Kota juga menyebutkan adanya potensi investasi besar, termasuk proyek pembangunan pusat industri terpadu oleh investor Korea dan Tiongkok yang berpotensi menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
"Dalam waktu dekat kita akan bertemu. Jadi saya luncurkan kalender wisata 2026 ini agar menjadi sinyal bagi investor, sehingga memiliki gambaran ada apa saja di Kota Probolinggo ini. Kita akan memanfaatkan segenap potensi wisata," tuturnya. (alv/why)


Share to
 (lp).jpg)