Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-27 16:19:03

Pemkot Probolinggo Pastikan Tanggung Semua Biaya Perawatan Bakri

PEDULI: Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, saat mengunjungi Muhammad Bakri di kediamannya di Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kota Probolinggo merespon kabar adanya seorang balita dari keluarga miskin, Muhammad Bakri, 3, yang menderita lemah otak dan ayan. Pemkot memastikan, bahwa biaya pengobatan Bakri ditanggung pemerintah.

Kepastian itu, setelah Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, mengunjungi rumah Bakri, di Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Rabu (27/1/2021) sekira pukul 8 pagi.

Baca Juga : Angka Stunting di Banyuwangi Meningkat

Setibanya di rumah Bakri, Wali Kota Hadi meminta dr Intan, seorang dokter yang ikut dalam kunjungan tersebut, untuk memeriksa kondisi Bakri.

Baca Juga : Bakri, Balita Keluarga Miskin di Probolinggo yang Menderita Lemah Otak

Hadi menegaskan, bahwa pemerintah benar-benar hadir dan tidak ada kata untuk tak ditangani. Menurutnya, selama ini biaya pengobatan secara medis sudah ditanggung BPJS. Begitu juga dengan langkah Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan yang telah memberikan asupan. "Kami mengklarifikasi, pemerintah sudah hadir sejak lama," katanya.

Selanjutnya, Wali Kota memastikan bahwa Bakri akan menjalani terapi di RSUD dr Mohamad Saleh selama dua kali dalam seminggu. Jika orangtua terkendala transportasi, maka Wali Kota meminta ambulans siaga yang ada di puskesmas atau pustu terdekat guna mengantar anak dari pasangan suami istri Samsul Arifin, 35, dan Khoiriyah, 25, itu.

Setelah dikunjungi dan mendapat kepastian dari pemerintah, Khoiriyah pun menyatakan bahwa Bakri akan melakukan fisioterapi seperti yang disampaikan oleh wali kota, demi kesembuhan anaknya. "Terima kasih buat semuanya, sudah mengunjungi anak saya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Bakri mengalami sakit lemah otak dan ayan. Bocah yang akan berusia 3 tahun pada Maret mendatang itu, dulunya pernah menjalani terapi di Puskesmas Ketapang. Tapi karena keluarga menganggap tidak ada tanda-tanda kesembuhan, keluarga pun menempuh pengobatan alternatif.

Kini, Bakri bakal segera menjalani terapi di RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo, dan semua biaya akan ditanggung pemerintah. Keluarga Bakri, diketahui juga sebagai peserta BPJS Kesehatan kelas 3 yang ditanggung pemerintah. (ang/don)