Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-01 22:24:30

Pemotor Tewas Usai Tabrak Truk Belok di Probolinggo

TERGELETAK: Tiga pemuda yang menaiki satu motor ini tergeletak usai menabrak dump truk yang berjalan searah di depannya.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Tiga orang pemuda terlibat kecelakaan mengenaskan di tengah jalan, usai menabrak dump truk yang melaju searah di depannya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo pada Minggu (1/11/2020) pukul 18.30. Satu orang tewas dalam kejadian ini.

Lokasi kejadian tepat di depan PT PAI. Akibat kecelakaan itu, pengendara mengalami luka parah dan meninggal di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. "Jenis laka lantas tabrak depan - belakang," terang Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota, Iptu Ahmat Tohari.

Baca Juga : Hendak Sambang Ibu, Wanita Ini Terseret Kereta Api

Kronologi kejadian bermula saat pengendara sepeda motor Honda Supra 125R, M. Salman Alfarisi, 23, warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, membonceng Ahmad Fauzi, 23, warga Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Juga Imron, 23, warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Mereka berboncengan tiga dan berjalan dari arah Selatan ke Utara dengan kecepatan sedang.

Baca Juga : Angkut Pasien Covid-19, Ambulans di Banyuwangi Tabrak Polisi Berkendara Motor

Saat motor warna hitam N 3588 MC, itu sampai di lokasi kejadian, bersamaan dump truk N 8288 UQ juga melaju searah di depannya. Dump truk yang dikemudikan Untung Sampurno, 29, warga Desa Leces, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, itu juga melaju dari arah Selatan hendak berbelok ke barat masuk ke garasi. "Dikarenakan kurang memperhatikan arus lalu lintas di belakangnya dan jarak yang terlalu dekat, sehingga terjadi tabrakan," ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo, yaitu M. Salman Alfarisi. Sedangkan dua korban lainnya, Ahmad Fauizi dan Imron mengalami luka-luka. Selanjutnya mereka dirawat di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. "Faktor yang mempengaruhi laka lantas karena kurang hati-hatinya pengendara kendaraan dump truk. Kerugian materiil kami taksir Rp 300 ribu," tegasnya. (hla/hvn)