Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-22 20:36:01

Pemuda yang Diamankan di Alun-alun Kraksaan, Ternyata Pengedar 589 Pil Koplo

DITAHAN: Satu dari empat pemuda yang diamankan harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Kraksaan, karena disangka jadi pengedar pil koplo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Satu dari empat pemuda yang diamankan anggota Polsek Kraksaan dan Satpol PP setempat pada Selasa (22/12/2020) siang, di kawasan Alun-alun Kraksaan Jl. Rengganis ternyata seorang pengedar pil koplo. Pemuda pengedar pil koplo itu yakni Widi, 26, warga Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Dari tangan Widi, petugas mengamanakan 456 butir pil Dextro logo DMP, dan 133 butir pil Trex.

Baca Juga : Gunakan Ponsel saat Isi Daya, Pria Ini Tewas Disambar Petir

Diamankannya 4 pemuda tersebut, saat polisi dan Satpol PP melakukan patroli bersama di kawasan Alun-alun Kraksaan. Saat itu, keempat pemuda tersebut didatangi petugas lantaran tidak memakai masker.

Baca Juga : Kembali Edarkan Pil Koplo, Residivis Ini Dibekuk Polresta Banyuwangi

Namun setelah didekati, salah seorang dari mereka, yaitu Widi, kedapatan membawa pil koplo dalam jumlah banyak. "Ternyata diketahui sedang transaksi pil kuning," ujar Panit Reskrim Polsek Kraksaan, Ipda Mohammad Fitroh.

Polisi yang karib disapa Fitroh itu melanjutkan, bahwa dari hasil penyidikan, Widi ditetapkan sebagai tersangka. "Keterangan dari pelaku (pil koplo) dijual Rp 10.000 per paket atau 1 plastik," terangnya.

Sementara, untuk 3 pemuda lainnya kini ditetapkan sebagai saksi. "Yang menjadi tersangka adalah yang memproduksi dan mengedarkan," paparnya.

Selain mengamankan pelaku dan ratusan pil koplo, Polsek Kraksaan juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp 400.000, satu dompet warna hitam, satu unit Handphone merk Oppo warna putih.

Atas perbuatannya, tersangka Widi dijerat pasal 197 Subs Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ia diancam pidana penjara maksimal 15 tahun. (ang/don)