Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-09 22:11:37

Penabuh Bedug Subuh Masjid Raudhatul Jannah Ditemukan Meninggal

JAMAAH MASJID: Abdul Aman, seorang saksi mata menunjukkan lokasi meninggalnya Bambang Riyanto, seorang jamaah sekaligus penabuh bedug Masjid Raudhatul Jannah Kota Probolingo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Bambang Riyanto, 70, warga Jalan Thamrin, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, adalah jamaah Masjid Agung Raudhatul Jannah Kota Probolinggo yang sering menabuh beduk masjid saat waktu subuh tiba. Kini, ia ditemukan meninggal di area kamar mandi masjid pada Kamis (9/12/2021), sekira pukul 16.00 WIB.

Rohim, seorang tukang bangunan yang tengah memperbaiki masjid mengatakan, ia melihat seorang jamaah masuk ke kamar mandi perempuan yang tak lain adalah Bambang Riyanto.

Baca Juga : Masuk Hotel Bersama Pria Bukan Suaminya, Perempuan Ini Ditemukan Meninggal

Selesai dari kamar mandi, bambang kemudian keluar untuk memperbaiki sarungnya. "Tiba-tiba dia tidak kuat berdiri. Kemudian, ia duduk dan tidur dengan posisi tubuh terlentang," ucapnya di temui di lokasi kejadian, pukul 19.30 Wib.

Rohim tidak mengetahui pasti apakah Bambang sakit atau tidak. Karenanaya ia langsung melaporkan ke satpam masjid. "Dicek nadinya sudah tidak berdetak," kata Rohim.

Satpam setempat, Abdul Aman mengatakan bahwa korban merupakan jamaah masjid Raudhatul Jannah. Menurutnya, korban sering menabuh beduk masjid saat tiba waktu salat subuh.

Nah, setelah mengetahui Bambang tak bernyawa, ia langsung melaporkan kepada petugas kamar jenazah RSUD Mohamad Saleh. "Mayat dibawa pukul 17.40 menggunakan ambulans," tutur Aman.

Aman menceritakan, sebelum dirinya bekerja sebagai satpam sejak 3 tahun lalu, korban sering tidur di masjid. “Korban juga menabuh bedug setiap ibadah salat subuh,” katanya.

Sementara, Lurah Sukabumi, Angga Budi Pramudiya mengatakan bahwa Bambang mengalami sakit.

Sebelum ditemukan meninggal, kata Angga, Bambang sudah pernah dibawa ke RSUD Mohamad Saleh untuk dirawat. "Selama dua kali dirawat, korban lari," ucap Angga. (ang/don)