Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-03 11:11:58

Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar Hewan Wonoasih Tak Ketat

BERKERUMUN: Pedagang ternak dan pengunjung pasar hewan Kota Probolinggo belum sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Tetap beroperasinya pasar hewan Wonoasih, tak diimbangi dengan penegakan protokol kesehatan yang ketat. Terutama soal kerumunan, di mana para pedagang maupun pembeli tidak menjaga jarak satu dengan lainnya.

Pemandangan ini sejatinya tak berbeda jauh dengan pasar-pasar lainnya. Interaksi antara penjual dan pembeli sangat dekat. Tak jarang di antara mereka juga tak mematuhi protokol kesehatan lainnya. Seperti tak memakai masker.

Baca Juga : Bupati dan Wabup Jember Telah Disuntik Vaksin Sinovac, Tidak Alami Gejala

Dari pantauan tadatodays.com, Sabtu (2/1/2021) sejumlah pedagang datang ke pasar hewan membawa ternak mereka menggunakan truk maupun pikap. Tempat parkir yang disediakan tampak penuh sesak. Hanya saja, tidak tampak petugas penegak protokol kesehatan yang memantau kerumunan.

Baca Juga : Ribuan Vaksin Sinovac di Banyuwangi Mulai Didistribusikan

Juardi, petugas parkir pasar hewan mengatakan, sudah ada imbauan dari petugas untuk menerapka  prokes. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hanya saja, memang tidak semua mematuhi. “Kalau tidak berjualan juga tidak mungkin. Apalagi ini untuk kebutuhan keluarga,” katanya.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertahankan) Yoyok Imam Siswahyudi mengatakan, empat bulan lalu pasar hewan sempat ditutup. Namun karena desakan pedagang, pasar hewan akhirnya kembali dibuka.

Terkait penerapan protokol kesehatan, pihaknya mengaku sudah memberikan imbauan. “Pak walikota (Hadi Zainal Abidin, Red) sendiri sudah mengintruksikan Forkompimka setempat untuk menertibkan kembali protokol kesehatan," ujarnya.

Pihaknya kini masih menunggu hasil evaluasi penerapan prokes di pasar hewan tersebut. Yoyok -sapaan akrabnya – mengaku tak bisa memutuskan sendiri. Terkait pasar hewan, harus berkoordinasi dengan pihak terkait. Seperti kecamatan, koramil, maupun polsek.

Sementara itu, Camat Wonoasih Deus Nawandi enggan berkomentar banyak terkait rencana evaluasi pasar hewan. Memang wilayah di Wonoasih, tapi kalau dinasnya di Dispertahankan," katanya singkat.

Terpisah, Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini juga memilih irit bicara. Ketika ditanyakan soal minimnya penerapan prokes di pasar hewan, Kuzaini enggan berkomentar. “Belum bisa menjawab,” katanya. (ang/sp)