Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-02 09:45:12

Pengamen Kraksaan Doyan Nyawer Penyanyi Dangdut, Jadi Incaran Satpol PP

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sosok Al, pria 58 tahun asal Desa Alastengah, Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo sedang jadi incaran Satpol PP setempat. Pasalnya, Al kedapatan biasa ngamen di traffic light Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Namun, Al ditengarai menggunakan hasil ngamennya untuk foya-foya. Salah satunya adalah menyawer penyanyi dangdut di atas pentas. 

Beberapa video Al yang viral di sosial media mempertontonkan pengamen tersebut naik ke atas pentas dangdut lalu menyawer penyanyinya. Masing-masing videonya memperlihatkan pengamen tersebut menyawer artis yang berbeda. Selain itu, ada pula beberapa foto Al saat makan sate gulai yang juga sudah viral di sosial media.

Baca Juga : Gerebek Warung Esek-Esek, Temukan 2 PSK dan 1 Pelanggan Terindikasi HIV

Pejabat Fungsional Satpol PP Ahli Muda pada Satpol PP Kabupaten Probolinggo Budi Utomo,  video dan foto viral Al menjadi atensi bagi pihaknya. Kata Budi Utomo, sesuai perintah Kasatpol PP Aruman, pihaknya menyiagakan personel untuk memantau Al sejak Minggu (31/7/2022) lalu.

Baca Juga : Dinas Sosial Pulangkan Pengamen yang Doyan Nyawer Pedangdut

Dari hasil pemantauan itu telah diamankan beberapa orang gepeng, anak jalanan dan pengamen yang mangkal di traffic light Stadion Gelora Merdeka Kraksaan dan Kraksaan Wetan. "Tapi untuk pengamen yang viral itu kebetulan tidak mangkal," kata Budi, Selasa (2/8/2022).

Budi menambahkan, Senin (1/8/2022) dirinya sudah melakukan pemantauan sehari penuh di dua traffic light yang menjadi tempat mangkal Al.  Tetapi hari itu Al kembali tidak mangkal. "Pemantauan akan terus dilakukan," paparnya.

Menurut Budi, AI sudah sering kali diamankan Satpol PP Kraksaan. Satpol PP menerima banyak laporan masyarakat bahwa yang bersangkutan sering meminta uang dengan diselingi pemaksaan. "Kalau nanti diamankan, maka rencana akan diserahkan ke Dinsos," katanya.

Budi menyayangkan, AI bukan menggunakan hasil mengamen untuk menafkahi keluarga, melainkan dibuat untuk nyawer biduan. (zr/why)