Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-07-25 21:14:52

Pengunjung Pasar Hewan Wonoasih Banyak Tanpa Masker

PADAT: Pasar Hewan di Wonoasih Kota Probolinggo menjalang Idul Adha ini dijubeli pedagang dan hewan-hewan ternak mereka. Sayangnya jarang sekali pedagang yang mau menerapkan protokol kesehatan ketika bertransaksi.

WONOASIH - Pedagang dan pembeli di Pasar Hewan Wonoasih, Kota Probolinggo tak memakai masker dan menerapkan physical distancing selama proses jual beli, Sabtu (25/7/2020). Berdasarkan pantauan tadatodays.com, menjelang Idul Adha, pengunjung dan pembeli di pasar hewan Wonoasih Kota Probolinggo cukup padat. Namun, kebanyakan abai dengan protokol kesehatan.

Salah seorang pembeli, Agung, dari Provinsi Jawa Tengah, mengaku pasrah kepada Yang Maha Kuasa meski harus berjubel dengan pengunjung lainnya ditengah pandemi Covid-19.

Baca Juga : Operasi Masker di Kabupaten Probolinggo Tunggu Hakim dan Jaksa

Sementara penjualan sapi di tengah pandemi covid-19 menurutnya sama saja dengan sebelum adanya pandemi. "Saya tidak kuatir, saya pakai masker," terang Agung.

Baca Juga : Dispendik Kabupaten Probolinggo Pertimbangkan Buka Sekolah dengan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

M. Zainul, 24, warga Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo yang membantu muat hewan, merasa kuatir jika bertemu pedagang hewan lainnya tanpa masker. Menurutnya teman-temannya sesama pedagang kalau diberi peringatan untuk memakai masker, cenderung abai. "Saya sering pakai masker, cuma sekarang tidak membawa. Karena saya melihat kawan-kawan tidak membawa, jadi saya ikut tidak membawa. Saya ada rasa takut tapi sedikit. Hari ini tidak petugas yang mengarahkan, kalau kemarin ada yang menyuruh pakai masker," terang M. Zainul, 24.

Adapun Babinsa Kelurahan Jrebeng Kidul, Serka Imron Baktiar, mengatakan sebetulnya sudah banyak yang memakai masker. Namun ada yang masih bandel juga. "Kita sudah bosan memberi tahu kepada masyarakat apalagi kepada blantik-blantik sapi. Bagaimana lagi, masa kita bertengkar hanya gara-gara ini. Ya yang penting kita tetap tidak bosan-bosan selalu mengingatkan kepada pengunjung, penjual sapi ini setiap hari Selasa dan Sabtu," terang Babinsa Kelurahan Jrebeng Kidul, Serka Imron Baktiar.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat kedepan bisa berubah. "Sebagai aparat, instansi, tiga pilar ini tidak bosan-bosan memberi arahan kepada masyarakat yang datang dari dalam kota maupun luar kota," tegasnya. (hla/hvn)