Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-10-13 23:04:23

Penuhi Indikator Penilaian, Probolinggo Level 2 PPKM

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dalam Inmendagri pada 5 Oktober 2021, Kabupaten Probolinggo masuk dalam level 3 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali. Kini, berdasarkan data asesmen situasi Covid-19 Kemenkes RI 2021, tanggal 9 Oktober 2021 Kabupaten Probolinggo kembali turun pada level 2.

Turunnya level 3 ke level 2 PPKM itu dibenarkan oleh Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 setempat, dr. Dewi Vironica. Ia menyampaikan turunnya level itu disebabkan oleh indikator-indikator yang ditetapkan oleh pemerintah dapat tercapai oleh Probolinggo.

Baca Juga : Masyarakat Masih Percaya pada Hoax, Dinkes Kabupaten Probolinggo Door to Door Kebut Vaksinasi

Di antaranya indikator kasus positif covid-19 setiap minggunya harus kurang dari 5 persen, dari setiap 100 ribu penduduk. Sedangkan Kabupaten Probolinggo sendiri hanya 2,20 persen saja. Jauh di bawah angka maksimal tersebut. "Kita sudah mencapai itu," ujarnya.

Baca Juga : Masyarakat Masih Percaya Hoax, Dinkes Kabupaten Probolinggo Door to Door Kebut Vaksinasi

Viro melanjutkan, selain itu, indikator angka kematian yang menurun setiap minggunya ada 0,17 persen dari 100 ribu penduduknya. Ini menunjukan bahwa setiap harinya hampir tidak ada kematian akibat covid-19.

Ia juga menjelaskan ada beberapa indikator penilaian, sehingga meski vaksinasi di Probolinggo belum memenuhi target. Tetap saja tidak mengurangi penilaian dari indikator lainnya. Sehingga dengan nilai itu menetapkan Probolinggo menjadi level 2. "Vaksin kami masih 48 persen, targetnya 50 persen dari jumlah penduduk," katanya.

Ia menambahkan kalau saat ini evaluasi dan segala bentuk upaya terus dilakukan dengan harapan Kabupaten Probolinggo masuk pada level 1 PPKM. (zr/don)