Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-25 20:28:23

Penyintas Covid-19 Bisa Donorkan Plasmanya di Probolinggo

PERDANA: Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin (seragam coklat), memantau proses donor plasma dari seorang penyintas Covid-19.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo menyediakan alat plasma donor konvalesen, bagi pasien terapi Covid-19. Namun ada syarat yang perlu disiapkan bagi pendonor plasma, yang notabene pernah terkonfirmasi positif Covid-19 dan telah dinyatakan sembuh.

Dokter Bobby Mulyadi, seorang Patologi Klinik di RSUD Mohamad Saleh Kota Probolinggo menerangkan, pelayanan donor plasma konvalesen diberikan untuk membantu pasien Covid-19 yang membutuhkan kekebalan tubuh.

Baca Juga : Penjemput Paksa Jenazah Probable Covid-19 Bakal Dijerat dengan UU Karantina

Untuk melakukan terapi itu, pendonor bisa datang ke rumah sakit dan dilakukan screening agar diketahui apakah ada infeksi penyakit menular atau tidak, lalu dicek antibodinya. Jika hasil screening menunjukan hasil baik, maka donor plasma dilanjutkan pada hari berikutnya.

Baca Juga : Satgas akan Swab Masal Jika Jenazah yang Dijemput Paksa Positif Covid-19

Dokter Bobby menjelaskan, apabila sudah mendapatkan Terapi Plasma Konvalesen (TPK) dari orang lain, sebaiknya pendonor kembali dalam waktu tiga bulan kemudian. “Satu pendonor bisa memberikan 20 kali dalam satu tahun asal screeningnya lolos," jelasnya.

Selanjutnya, Bobby menerangkan, plasma dari pendonor akan disimpan pada tempat khusus dengan suhu minus 20 derajat ke atas. Plasma pasiein itu, dapat bertahan dalam 3 sampai 6 bulan. Kemudian, jika disimpan pada minus 40 derajat bisa disimpan hingga 1 tahun. "Alatnya sendiri sudah disiapkan," terangnya.

Tak hanya itu, menurutnya, beberapa penelitian menunjukkan hasil yang bervariasi dari TPK. Pada dasarnya, memberikan plasma tergantung dari waktu pemberian dan derajat pasien. "Apabila sudah melewati itu (derajat pasien), maka pemberian TPK tidak terlalu bermanfaat," ujarnya.

Diketahui, pada Senin (25/1/2021) sudah ada seorang pendonor pertama di RSUD Mohammad Saleh. Donor plasma pertama di Kota Probolinggo itu ditinjau langsung oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.

Sementara itu, Wali Kota Hadi Zainal Abidin, berharap agar warga yang pernah menderita Covid-19 dan telah sembuh dapat mendonorkan plasmanya. Karena, menurutnya, yang membutuhkan plasma tersebut saat ini sangat banyak untuk penanganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. "Ayo, bantu saudara-saudara kita yang terpapar," imbuhnya. (ang/don)