Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-25 18:54:28

Perihal Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Probolinggo Nyatakan Belum Siap

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Rencana pemerintah pusat merealisasikan sistem belajar tatap muka bagi siswa SMP dan SD belum bisa terealisasi di Kota Probolinggo. Beberapa waktu lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberi kewenangan bagi pemerintah daerah untuk membuka kembali sekolah di seluruh zona mulai Januari 2021 mendatang.

Namun Wali Kota Probolinggo memilih untuk tidak menerapkan kebijakan pembelajaran tatap muka. “Hasil dari survey dari wali-wali murid mengharapkan anak-anaknya sekolah tatap muka. Tapi perlu saya kasih gambaran tentang masalah kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama. Kesehatan harus menjadi prioritas yang diutamakan. Jadi saya belum bisa mengeluarkan kebijakan untuk sekolah, karena tantangan kesehatan ini masih belum bisa terkendali,” terang Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.

Baca Juga : Bupati dan Wabup Jember Telah Disuntik Vaksin Sinovac, Tidak Alami Gejala

Mantan anggota DPR RI tersebut berandai-andai jika ada satu saja anak yang terpapar covid-19, baik di tingkat SD maupun SMP, pasti orangtuanya ikut menjaganya dalam perawatan. Supaya anak didik tersebut bisa tenang. Padahal perawatan pasien covid-19 tidak boleh ditemani orang tuanya. “Kalau orang tuanya ikut, akhirnya akan terjadi lonjakan yang begitu signifikan, apabila itu terjadi. Kami memahami masyarakat memang melihat bahwa di rumah kan sama saja, kita bebas kemana-mana. Justru dengan adanya sekolah yang tidak tatap muka, anak-anak diharap besama keluarganya tetap di rumah," harapnya.

Baca Juga : Ribuan Vaksin Sinovac di Banyuwangi Mulai Didistribusikan

Politisi PKB tersebut menambahkan bahwa di rumah saja, memang jenuh. Tetapi kesehatan ini lebih penting dipikirkan daripada hanya mencari kesenangan atau aktifitas lainnya. Pasalnya apabila terpapar covid-19, maka akan dikarantina di dalam sebuah ruangan hanya seorang diri. “Ini jadi tantangan kita, insya Allah kita akan melakukan yang terbaik. Untuk sementara pendidikan masih belum bisa dilakukan tatap muka di wilayah Kota Probolinggo. Kesehatan harus kita utamakan,” jelasnya. (hla/hvn)