Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-22 11:37:19

Perkelahian Dua Kelompok Pemuda, Satu Orang Tewas

TEWAS: Korban tewas dalam perkelahian antar pemuda di Kota Probolinggo dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Mohamad Saleh.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Nasib nahas dialami Hendrik, 24, warga Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Ia tewas ditusuk dengan senjata tajam oleh gerombolan pemuda, setelah pulang dari acara makan-makan di Jl. Mastrip Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/7/2021), sekira pukul 00.35 WIB.

Informasi yang dihimpun tadatodays.com, bermula saat Hendri bersama 2 temannya yakni Sunaryo dan Roni Rudiyanto, pulang dari acara tersebut. Mereka yang menggunakan dua sepeda motor tiba-tiba dibuntuti dan dipepet oleh 3 orang tak dikenal. Akan tetapi, Hendri dan kedua temannya tak menghiraukan ketiga pemuda tersebut.

Baca Juga : Truk Rem Blong Sasak Pepohonan, Pengemudi Meninggal

Saat melewati Jl. Panglima Sudirman, tepatnya di depan Bank Panin, Kelurahan Jati, tiga orang tak dikenal itu tetap membuntuti Hendri. Saat itulah, dua kelompok pemuda berkelahi.

Baca Juga : Seorang Pria di Jember Tewas Tersengat Listrik Alat Sentrum Ikan

Roni Rudiyanto mengatakan, dari perkelahian itu Hendri mengalami lima luka tusuk hingga tersungkur. Sementara dua orang pelaku langsung melarikan diri, sementara satu pelaku berhasil diamankan. "Pelaku kemudian kabur ke arah timur," katanya.

Mengetahui kondisi Hendri yang parah, Roni membawa Hendri ke sebuah klinik di dekat TKP karena mengalami luka tusuk di bagian perut dan kepala.

Setelah mendapat pertolongan pertama di klinik tersebut, Hendak selanjutnya dirujuk ke RSUD Mohamad Saleh. Namun sayang, pemuda asal Desa Randupitu itu tak tertolong dan meninggal dunia.

Kepada tadatodays.com, Roni menyebutkan ciri-ciri pelaku. Seperti, tato di wajah dan postur badan agak kecil serta menggunakan sepeda motor Suzuki Satria.

Sementara itu, sekuriti Bank Panin yakni Toni menuturkan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 00.35 WIB. Saat itu ia mendengar suara gaduh dan satu orang tergeletak. "Ia sempat berdiri. Namun beberapa langkah, korban kembali terjatuh,” ujar Toni.

Setelah kejadian itu, Toni menyarankan agar korban dibawa ke klinik. (ang/don)