Permintaan Daging Sapi di Banyuwangi Naik Jelang Lebaran, Harga Tembus Rp 150 Ribu per Kg

Mohamad Abdul Aziz
Thursday, 12 Mar 2026 14:28 WIB

TES: Kepala Dispertan Banyuwangi Danang Hartanto (baju warna hitam) saat melakukan pendampingan petugas rapid test guna memastikan daging yang dijual memenuhi standar.
BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Permintaan daging sapi di Banyuwangi meningkat jelang lebaran. Pemotongan sapi yang biasanya hanya 20–30 ekor per hari, kini meningkat hingga sekitar 60 ekor. Lonjakan permintaan tersebut turut mendorong kenaikan harga daging sapi di pasaran.
Di Pasar Blambangan, harga daging sapi tercatat mencapai Rp 145 ribu – Rp 150 ribu per kilogram. Ini terhitung naik dari harga normal sekitar Rp 125 ribu per kilogram.
Badrus, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Blambangan mengatakan, penjualan mengalami peningkatan signifikan. Biasanya ia hanya menjual daging dari dua ekor sapi setiap hari. Tetapi menjelang lebaran ini naik jadi tiga ekor. “Permintaan naik menjelang lebaran. Sekarang sehari bisa tiga ekor dan selalu habis,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Bagi pedagang, situasi ini menjadi peluang meningkatkan pendapatan. Sebab, penjualan berlangsung lebih cepat dan stok cepat habis.
Namun, jaminan kualitas dan keamanan pangan tetap harus dijaga. Untuk memastikan daging yang beredar tetap aman dikonsumsi, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi melakukan pengecekan di sejumlah pasar tradisional. Tim petugas diterjunkan untuk memeriksa kualitas daging sapi secara serentak.

Di Pasar Blambangan, petugas melakukan rapid test terhadap daging sapi guna memastikan produk yang dijual memenuhi standar Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH).
Kepala Dispertan Banyuwangi, Danang Hartanto mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan daging yang beredar aman dan layak dikonsumsi masyarakat. “Tidak ditemukan daging oplosan, gelonggongan maupun yang mengandung bahan kimia berbahaya. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.
Selain pengawasan dari pemerintah, kesadaran pedagang dan konsumen juga memiliki peran penting. Pedagang perlu menjaga kualitas produk yang dijual agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Danang menambabkan, konsumsi daging sapi menjelang Lebaran meningkat hingga sekitar 80 persen dibandingkan hari biasa. Rata-rata produksi daging sapi di Banyuwangi mencapai sekitar 3 hingga 3,5 ton per hari. Namun menjelang lebaran, produksi meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. (azi/why)


Share to
 (lp).jpg)