Permudah Akses Permodalan, DKUPP Tahun Ini Cetak 2000 Kartu UMKM

Muhammad Muslih
Thursday, 19 Dec 2019 15:01 WIB

KARTU UMKM : Salah satu contoh kartu UMKM yang diterbitkan DKUPP Kota Probolinggo.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM -Untuk memperlancar akses permodalan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo tahun ini mencetak 2000 Kartu UMKM.
Kepala DKUPP Kota Probolinggo Gatot Wahyudi mengatakan, terobosan atau inovasi kartu UMKM bertujuan untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM di Kota Probolinggo. Utamanya yang ingin melakukan pinjaman di perbankan untuk mengembangkan usahanya. “Jadi, dengan kartu ini pencairan di bank tidak membutuhkan waktu lama, paling lambat sekitar dua sampai tiga hari,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (18/12).
.png)

Mantan kabag Humas dan Protokol itu menjelaskan, di dalam kartu UMKM disediakan barcode. Di dalamnya berisi profil pelaku UMKM. “Mulai nama usaha, omset hingga produk ada di situ semua,” jelasnya.
Keuntungan lainnya, bagi UMKM yang membawa kartu tersebut. Bank tidak melakukan survey. Namun, survey akan dilakukan DKUPP. Termasuk bagaimana nanti jumlah pinjaman semua terukur di kartu UMKM. “DKUPP sendiri terbantu oleh sistem ini. Jadi tidak seperti sebelumnya, jika ada UMKM yang ingin pinjam di bank, DKUPP cukup mengecek data yang bersangkutan apakah masih terus berjalan usahanya atau tidak,” ucapnya.
Kartu UMKM itu rencananya akan dicetak akhir tahun ini. Dari 5.980 UMKM, sebanyak 2.000 pemilik usaha akan mendapatkan kartu UMKM. Jenis kartu UMKM sendiri mirip dengan kartu ATM. “Secara tampilan seperti kartu ATM, dan menggunakan barcode,” ujarnya menunjukkan kartu UMKM yang dimaksud. (mm/sp)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)