Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-31 16:22:38

Pernah Terbakar, Bengkel dan Warung Ini Ditolak Warga Setempat

PUING: Sisa bangunan warung dan bengkel milik Mahfud yang pernah terbakar masih berada di sempadan jalan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Warung dan bengkel yang pernah terbakar di Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, mendapat penolakan dari warga setempat jika akan ditempati kembali oleh pemiliknya yaitu Mahfud, 42, warga Desa Pohsangit Leres, Kabupaten Probolinggo. Akan tetapi, Mahfud bersikukuh tetap akan menempatinya.

Mahfud yang mendengar informasi itu langsung meminta kerabatnya mendatangi kantor Kelurahan Jrebeng Wetan, untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.

Baca Juga : Toko Sandal Terbakar, Kerugian Capai Belasan Juta

Saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (31/5/2021) siang, Mahfud yang masih terbaring karena luka bakar di lengan tangan dan kaki akibat kebakaran itu menuturkan, pihaknya tetap akan menempati.

Baca Juga : Motor Satria Terbakar saat Mengisi BBM di SPBU

Mahfud menyampaikan, ia sudah menempati bengkelnya sejak 17 tahun lalu. "Saya akan membangun dan berhati-hati lagi agar tak terjadi kebakaran," kata Mahfud.

akan tetapi, ia mengaku menempati sempadan jalan tersebut tanpa mengantongi izin. "Tapi tetap akan menempati," ujarnya.

Sementara itu, Lurah Jrebeng Wetan Sutari, membenarkan bahwa Mahfud tak diperbolehkan menempati sempadan jalan atas laporan warga. Apalagi, katanya, dari kejadian kebakaran itu muncul kekhawatiran akan merembat ke rumah warga di sisi selatan jalan.

Sutari menuturkan, pihaknya hanya menerima aspirasi dari warganya dan tak memiliki kewenangan apakah dibolehkan atau tidak. Namun, surat yang diterimanya sudah dilaporkan ke Kecamatan Kedopok. "Ini  mulai dulu ada keluhan dari warga di sana," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Kedopok Imam Cahyadi mengatakan, bangunan yang ditempati itu harus izin dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, dan Permukiman (PUPR-Perkim). Sebab lokasinya merupakan batas garis sempadan jalan. "Terkait surat itu kami sudah membuat notadinas ke wali kota," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, warung dan bengkel milik Mahfud mengalami kebakaran lantaran percikan api yang menyambar bensin, Senin (17/5/2021) lalu. (ang/don)