Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-01 22:23:21

Petugas Damkar Terima Laporan Kebakaran, Eh, Cuma Pembakaran Sampah Sedikit

DAMKAR: Petugas pemadam kebakaran Kota Probolinggo tetap menindaklanjuti laporan warga melalui layanan darurat 112. Meski, petugas hanya mendapati pembakaran sampah yang jumlahnya sedikit.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM – Dinas Satpol PP Kota Probolinggo, boleh dibilang terkena prank warga Kota Probolinggo. Saat menindaklanjuti laporan kebakaran di layanan darurat 112, petugas Pemadam Kebakaran justru hanya mendapati pembakaran sampah sedikit. Petugas pun balik kanan.

Ya, laporan terjadinya kebakaran itu diterima petugas di layanan 112 pada Selasa (1/2/2022), sekira pukul 17.00 WIB. Dalam laporannya, warga menginformasikan adanya kebakaran di kawasan Bundaran Gladak Serang, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran.

Baca Juga : Gudang Rongsokan di Banyuwangi Terbakar

Dari laporan itu, petugas pun bergegas mencari lokasi kebakaran. Akan tetapi, petugas hanya mendapati asap kecil yang ditimbulkan dari pembakaran sampah yang jumlahnya sedikit.

Baca Juga : Korsleting Listrik, Rumah di Banyuwangi Ludes Terbakar

Kepala Dinas Satpol PP Kota Probolingo, Aman Suryaman mengatakan memang ada laporan dari warga terkait kebakaran. Hanya saja, ketika tiba di lokasi, petugas hanya mendapati sampah yang terbakar.

Aman menuturkan, pihaknya tetap menindaklanjuti semua laporan sesuai SOP. “Namun kami berharap masyarakat agar lebih bijak untuk menggunakan nomor darurat 112," ucapnya.

Menurutnya, laporan yang tidak sesuai fakta baru kali ini terjadi. "Bakar sampah kalau apinya membesar, tetap membahayakan sekitar. Jadi tetap harus ditindaklanjuti," terangnya.

Aman mengatakan, setiap menerima laporan kebakaran, pihaknya lebih dulu menerjukan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memastikan kabar tersebut. Tapi, TRC selalu diikuti oleh mobil pemadam kebakaran. "Karena kalau terlambat penanganan bisa berakibat lebih parah," katanya.

Ditanyakan terkait tindakan warga yang membuat petugas damkar terkecoh, Aman mengatakan bahwa setiap laporan akan diproses sesuai dengan SOP yang berlaku. "Jadi sekecil apapun kejadiannya tetap kita tindaklanjuti sebagai bentuk layanan kepada masyarakat, " terangnya. (ang/don)