Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-15 14:34:21

Pikap dan Sepatu Dagangan Dicuri, Kerugian Rp 180 Juta

TKP: Lukman, menunjukkan tempat parkir pikap yang dicuri.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Satu unit mobil pikap milik Bungkas, warga Jl KH. Dewantara, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, dicuri maling pada Senin (15/2/2021) dini hari. Pikap L300 yang dicuri itu bernopol N 8096 YG, dan sebelumnya diparkir di halaman rumah Bungkas.

Rumah korban berada tepat di depan SMAN 2 Probolinggo, dan saat kejadian hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Baca Juga : Ditinggal Rapat, Motor Karyawan EO Dicuri

Sebelumnya, sekira pukul 01.00 WIB ada 2 mobil pikap L 300 milik korban yang terparkir di halaman sisi utara dan selatan rumah korban. 2 kendaraan tersebut digunakan oleh korban untuk berdagang sepatu.

Baca Juga : Lagi, Motor Karyawan Toko Jadi Sasaran Pencuri

Menantu korban, Lukman Hakim, 28, mengatakan, saat ia pulang dari rumah temannya mobil tersebut masih terparkir. Sekira pukul 01.30 WIB, ia masih melihat 2 mobil tersebut.

Karena akan istirahat, Lukman kemudian menutup pintu depan rumahnya. Lalu sekira pukul 06.00 WIB, Lukman terbangun dan hendak beraktivitas seperti biasanya untuk mempersiapkan barang dagangannya.

Tapi saat membuka pintu depan rumah, pintu tersebut tidak bisa dibuka sehingga ia lewat pintu samping di lorong rumah. "Ternyata gagang pintu diganjal dengan selang kran warna hijau," kata Lukman saat ditemui di rumahnya.

Sadar ada sesuatu yang mencurigakan, Lukman pun mengecek mobil pikap milik mertuanya itu. Saat itulah, ia mengetahui bawah salah satu pikap yang dipakainya untuk berdagang sudah raib. "Saya coba nyari tapi tidak ada," ujarnya.

Akibat kejadian itu, Bungkas mengalami kerugian sekitar Rp 180 juta. Dengan rincian, mobil pikap ditaksir seharga Rp 140 juta, sementara sepatu dagangan ditaksir Rp 40 juta. "Itu rencananya mau dijual keliling," jelasnya.

Menurut informasi yang diperoleh Lukman, jumlah pelaku sekitar 3 orang. Akan tetapi, Lukman dan keluarganya belum malaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mayangan. "Namun sudah memberitahukan dan akan dibantu sama petugas polisi," katanya. (ang/don)