Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-05-02 05:14:20

Plt Bupati Umrah, Pemkab Probolinggo Tidak Gelar Open House

PEMERINTAHAN: Pemkab Probolinggo sebenarnya diperbolehkan menggelar open house untuk Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko. Namun karena Timbul masih ibadah umrah hingga 5 Mei mendatang, maka open house tidak digelar.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Di setiap momen Hari Raya Idul Fitri, pemerintah biasanya menggelar kegiatan open house. Dalam kegiatan itu, kepala pemerintahan menerima tamu untuk bersilaturahmi dan saling bermaafan. Namun di Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak menggelar open house karena Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko sedang ibadah umrah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Pemkab Probolinggo, Heri Sulistyanto mengatakan kalau saat ini Plt Bupati Probolinggo masih melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci Mekkah sampai 5 Mei 2022. "Karena itu, sepertinya beliau tidak akan melaksanakan open house," ujarnya, Selasa (26/4/2022).

Baca Juga : Pemkab Banyuwangi Tidak Adakan Open House, Ini Alasannya

Heri menjelaskan, jika merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 003/2219/SJ tentang Pelaksanaan Halal Bihalal pada perayaan Idul Fitri tahun 1443 H/2022 M maka pemerintah membolehkan kegiatan halal bihalal ataupun open house.

Baca Juga : Idul Fitri, Wali Kota Probolinggo Tidak Menggelar Open House

Namun, kata Heri, kegiatan tersebut tetap harus memperhatikan level PPKM di daerah setempat. Jika daerah tersebut level 1, maka boleh melaksanakan 100 persen jumlah pengunjung dari kapasitas ruangan. Jika level 2 maka harus 75 persen, dan jika level 3 hanya boleh 50 persen dari kapasitas ruangan. "Untuk Probolinggo masih level 2," katanya.

Namun jika kegiatan itu lebih dari 100 persen yang datang, lanjutnya, maka pihak tuan rumah harus menyediakan makanan kemasan untuk dibawa pulang oleh setiap tamu. “Tidak diperbolehkan menyediakan makanan dengan cara disajikan di lokasi,” ucapnya.

Heri menuturkan bahwa semua kegiatan tetap harus menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, memakai handsanitizer atau cuci tangan, serta menjaga jarak. (zr/don)