Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-06 19:07:12

Polres Jember Ringkus 30 Pengedar Sabu dan Okerbaya

NARKOTIKA: Barang bukti sabu dan okerbaya ditunjukkan oleh Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo (tengah) dan jajarannya, saat rilis di Mapolres Jember pada Rabu (6/4/2022). Total ada 30 tersangka kasus narkotika yang berhasil diringkus Polres Jember dalam sebulan terakhir.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Polres Jember dalam sebulan terakhir berhasil mengungkap 29 kasus dan menangkap 30 orang tersangka pengedar sabu dan obat keras berbahaya (okerbaya). Hasil ungkap kasus itu dirilis di Mapolres Jember, Rabu (6/4/2022).

Rilis itu dipimpin Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo. Sebagian tersangka ditunjukkan kepada wartawan. Begitu juga dengan barang bukti (BB) sabu dan okerbaya.

Baca Juga : Polres Jember Gagalkan Pejualan 1.300 Benur Lobster ke Banyuwangi

Dari total 30 orang tersangka yang telah diringkus, 17 orang di antaranya merupakan pengedar okerbaya. Sementara 13 orang lainnya merupakan pengedar sabu dan ekstasi. “Mayoritas pekerjaan para tersangka adalah pegawai swasta tidak tetap,” ujarnya.

Baca Juga : Arus Balik Lebaran, Polres Jember Dirikan 11 Pos

Hery mengatakan bahwa, para tersangka yang terlibat dalam pengedaran okerbaya dan sabu tak hanya diperjualbelikan pada orang dewasa saja, namun juga anak-anak. "Mereka menjual pilnya di wilayah Jember, namun untuk pemasok kami akan lakukan pengembangan,” katanya.

Terkait modusnya, Hery menjelaskan bahwa tersangka biasanya sudah kenal dengan calon pembeli. Kalaupun tidak kenal biasanya barang yang dijual diletakan di tempat tertentu, dan pembeli meletakan uangnya di tempat yang sudah disepakati.

Hery menambahkan, dalam kasus tersebut, pihaknya berhasil mengamankam barang bukti berupa 77,51 gram sabu senilai Rp 93 juta rupiah, dua butir ekstasi dengan harga per butir Rp 400 ribu, dan 4760 butir okerbaya jenis trex dan dextro.

Tak hanya mengamankan BB sabu dan okerbaya, Polres Jember juga mengamankan BB 10 handphone, 3 buah pipet kaca, 2 alat hisap sabu, dan 1 timbangan digital.

Atas perbuatannya, tersangka pengedar okerbaya dijerat dengan pasal 197 Undang-undang No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara untuk tersangka pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi dijerat dengan pasal 114 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 5 sampai 12 tahun penjara. (bp/don)