Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-04 21:04:01

Polres Probolinggo Bantu Bocah 12 Tahun Asal Serang Bertemu Orang Tuanya

SELIMUTI: Iptu Wahyu Sulistiyono menyelimuti anak L yang saat ini menginap di Mapolres Probolinggo usai minggat selama tiga hari.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polres Probolinggo mengamankan anak lelaki berinisial L, 12 tahun, asal Kota Serang, Provinsi Banten, pada Senin (3/8/2020) sekira pukul 18.00 WIB. Ia diamankan karena mengaku meninggalkan rumahnya tanpa izin dari orang tuanya. Karena pengakuan tersebut, pihak kepolisian langsung mengamankan dan menghubungi orang tuanya. Hal itu dilakukan guna memberitahu orang tuanya agar tidak khawatir.

Informasi yang berhasil dihimpun tadatodays.com, kejadian tersebut bermula saat L tiba-tiba masuk ke halaman Mapolres. Lalu sampai di pos pengamanan ia langsung meminjam ponsel milik keanggotaan yang bertugas. Anak itu berdalih ingin menelepon orang tuanya. Setelah ditanya alasannya maka pihak kepolisian langsung menelepon nomor yang diakuinya milik orang tua.

Baca Juga : Akun Palsu Atas Nama Pengasuh Ponpes Nurul Jadid Dilaporkan ke Mapolres Probolinggo

Setelah tersambung, pemilik suara di seberang telepon membenarkan bahwa anak inisial L merupakan anaknya yang telah meninggalkan rumah. Maka pihak kepolisan langsung melakukan video call agar anak tersebut bisa berkomunikasi dengan orang tuanya.

Baca Juga : Tak Mau Diajak Pergi, Nasir Aniaya Abdullah dengan Pisau

"Kami telepon orang tuanya, coba kami pastikan apakah itu benar anaknya apa tidak. Ternyata diakui maka kami video call orang tuanya, barulah mereka ngobrol-ngobrol dan sambil menangis" Terang Iptu Wahyu Sulistiyono, Kanit SPKTB Polres Probolinggo.

Setelah selesai melakukan video call, orang tuanyapun meminta pihak Polres Probolinggo untuk mengamankan anaknya agar tidak pergi kemana-mana lagi. Pihak keluarga pun akan melakukan persiapan untuk menjemput anak teesebut.

"Orang tuanya minta kepada kami agar anak itu tetap di sini, dan akan dijemput. Kami suruh mandi, makan dan istirahat agar dia tetap sehat," tuturnya pada tadatodays.com

Di ketahui L yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu meninggalkan rumah sejak 3 hari yang lalu tepatnya pada Sabtu (1/8/2020). Ia meninggalkan rumah karena mengaku sering diomeli orang tuanya gara-gara sering ke warnet untuk main game. Sementara banyak PR daring dari sekolahnya masih belum diselesaikan. Saat ditanya kenapa sampai di Probolinggo, L mengaku selama 3 hari tersebut ia selalu ikut anak jalananan yang dikenalnya di jalan. Mulai ngamen, naik truck hingga akhirnya sampai di Mapolres Probolinggo.

"Ngakunya anak itu sering di warnet, sehingga PR-nya numpuk tidak terselesaikan. Akhirnya ibunya marah-marah terus. Bisa sampai di sini ia mengaku ikut anak ngamen," jelas, polisi kelahiran Surabaya itu.

Wahyu mengaku perihal mengenai penyebab kepergiannya tidak terlalu penting baginya. Yang terpenting anak itu bisa kembali ke orang tuanya. (zr/hvn)