Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-15 16:37:51

Polres Probolinggo Bentuk Tim Pendeteksi Distribusi Migor

PENGAWASAN: Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menyebutkan bahwa pihaknya fokus mengawasi proses distribusi minyak goreng dengan membentuk Tim Pendeteksi. Harapannya agar tidak ada upaya penimbunan minyak goreng di wilayah hukum Polres Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kelangkaan minyak goreng di Indonesia, termasuk di Kabupaten Probolinggo menjadi atensi pemerintah dan kepolisian. Untuk itu, Polres Probolinggo akan membentuk Tim Pendeteksi Minyak Goreng guna mengawasi proses distribusi minyak goreng (migor) di Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan Tim Pendeteksi untuk mengantisipasi adanya penimbunan migor.

Baca Juga : Migor Curah di Atas HET, Disperindag Operasi Pasar

Arsya mengatakan, di Kabupaten Probolinggo tidak ada perusahaan industri migor. Yang ada hanya distributor milik perusahaan migor. Karena itu, Tim Pendeteksi bertugas mengawasi kedatangan dan pendistribusian migor dari industry ke distributor. "Memang ada keterlambatan pengiriman dari perusahaannya," terangnya, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga : Sopir Tertidur di SPBU, Barang Dicuri Pakai Tongsis

Kapolres menuturkan, kelangkaan minyak itu bukan hanya terjadi di Kabupaten Probolinggo saja. Melainkan di seluruh Indonesia. Sementara di setiap daerah jumlah kebutuhan dengan ketersediaan migor tidak sama. Ada yang sesuai, namun ada pula yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Dengan dibentuknya Tim Pendeteksi ini, ia berharap dapat memantau jika ditemukan pelanggaran proses distribusi migor. "Jika ditemukan pelanggaran, akan ditindak," katanya.

Arsya juga menambahkan, Pemkab Probolinggo juga akan terus melakukan operasi migor murah untuk menekan kelangkaan di Kabupaten Probolinggo. (zr/don)