Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-09 15:34:40

Polres Selidiki Ambrolnya Jembatan Gantung Kregenan

CEK LOKASI: Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi bareng jajarannya, turun ke lokasi jembatan gantung yang ambruk.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polres Probolinggo turut bergerak atas insiden ambrolnya jembatan gantung Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan, Jumat (9/9/2022) pagi. Polres melakukan penyelidikan guna mengetahui apakah ada unsur pidana atau tidak dalam kejadian ini.

Hal ini diungkapkan Kapolres AKBP Teuku Arsya Khadafi saat melihat langsung kondisi jembatan gantung yang ambrol tersebut pada Jumat siang. Ia menyatakan, pihaknya akan memanggil dan memeriksa para saksi dan korban yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Kalau ada unsur pidana, akan kami sampaikan lebih lanjut," katanya. 

Baca Juga : Polres Probolinggo Cek Kelayakan Jeep Wisata Bromo

Berdasar olah TKP dan pemeriksaan sementara kepada beberapa saksi, disebutkan bahwa jembatan tersebut digunakan para siswa SMPN 1 Pajarakan dan beberapa guru untuk melakukan jalan sehat dalam rangka hari olahraga nasional.

Baca Juga : RSUD Sudah Pulangkan Semua Korban Jembatan Ambruk

Pada perjalanannya, siswa secara bergerombol melewati jembatan tersebut. Karena itu jembatan tidak kuat menahan beban yang membuat kawat penyangganya patah. Alhasil jembatan ambruk, mengakibatkan puluhan siswa dan beberapa gurunya terjatuh.

Sempat ada 14 pelajar yang dirujuk ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan. "Saat ini tersisa 6 orang yang dirawat," kata Kapolres AKBP Arsya.

Sementara, selain penyelidikan, polres juga akan melakukan trauma healing kepada para korban. Tujuannya agar para siswa tidak mengalami trauma pasca peristiwa tersebut. (zr/why)