Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-05 19:27:39

Polsek Paiton Amankan 4 Motor, Tangki dan Jerigen Milik Tengkulak BBM

DIAMANKAN: Empat motor milik tengkulak BBM yang diamankan petugas Polsek Paiton.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polsek Paiton mengamankan empat motor sebagai transportasi pengisi BBM yang dipindah ke jerigen. Selain motor, polisi juga mengamankan 2 tangki copotan yang sudah dimodifikasi, dan 70 jerigen kapasitas 25 liter. Lima dari jerigen itu berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite.

Dari empat motor yang diamankan, hanya dua yang berplat nomor, yaitu P 5967 RL dan N 2397. Barang bukti itu diketahui milik para tengkulak BBM subsidi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Sumbernyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga : Isu Kualitas BBM Menurun, SPBU Triwung: Tidak Benar

Kapolsek Paiton Iptu Maskur Ansori mengatakan, pengamanan dilakukan pada Jumat (2/9/2022) sekitar pukul 22.10 WIB. Saat ini pihaknya bersama Satlantas Polres Probolinggo melakukan patroli pengamanan SPBU, mengantisipasi penyelewengan penyaluran BBM subsidi.

Baca Juga : Pembatasan Pembelian BBM Bersubsidi Sedang Diuji Coba

Pengamanan dilakukan sesuai arahan dan perintah dari Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi. Pada saat melakukan patroli itulah, pihaknya dikagetkan dengan kebakaran motor yang berada dekat warung, tak jauh dari SPBU setempat.  "Petugas segera melakukan pengecekan," terang Kapolsek, Senin (5/9/2022).

Saat dicek, ternyata kendaraan tersebut merupakan salah satu alat transportasi untuk mengisi BBM subsidi yang kemudian dipindah ke jerigen. Petugas langsung membantu melakukan pemadaman dan mengamankan motor tersebut.

Lalu petugas segera melakukan penyisiran hingga berhasil mengamankan 3 motor lain dan puluhan jerigen di titik lokasi berbeda yang masih berdekatan dengan SPBU setempat. Selain itu, ada keranjang jerigen dari besi, selang air dan corongan. "Untuk pemiliknya tidak diketahui," kata Kapolsek.

Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Beberapa saksi yang dimintai keterangan di lokasi juga mengaku tidak mengetahui siapa pemilik dari barang yang diamankan tersebut. "Juga tidak ada yang mengakui," ujar Kapolsek. 

Selanjutnya, Kapolsek mengimbau kapada petugas SPBU untuk lebih selektif saat melakukan pengisian. Diharapkan, petugas tidak melakukan pengisian terhadap motor yang tangkinya dimodif, juga tidak mengisi jerigen. (zr/why)