Protes Jalan Rusak, Warga Kejayan Pasuruan Stop Truk Tambang

Amal Taufik
Amal Taufik

Friday, 17 Apr 2026 17:03 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Kejayan Pasuruan Stop Truk Tambang

BLOKADE: Aksi blokade jalan. Warga menyetop lalu lalang truk tambang.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Sejumlah warga Desa Wrati, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, melakukan aksi penutupan jalan, Jumat (17/4/2026). Mereka menghentikan truk tambang yang lalu lalang di sekitar lokasi.

Warga menilai kondisi jalan desa semakin rusak akibat intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari. Warga memilih menghentikan sementara akses sebagai bentuk protes.

Sejak pagi, sejumlah warga turun ke jalan dan memasang penghalang sederhana berupa ranting pohon yang dibentangkan melintang. Jalan penghubung utama dari dua arah pun tidak bisa dilalui kendaraan, termasuk truk pengangkut pasir.

Akibatnya, puluhan truk terlihat mengantre panjang di kedua sisi jalan. Aktivitas distribusi material tambang praktis terhenti selama aksi berlangsung.

Salah satu sopir truk, Jadid, mengaku tidak bisa melanjutkan perjalanan karena akses tertutup. Ia terpaksa menunggu hingga situasi kembali normal. “Saya mau ambil muatan pasir, tapi jalannya ditutup. Jadi tidak bisa lewat sama sekali,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku memahami langkah warga. “Sempat mediasi di jalan. Katanya bukan hanya jalan rusak, tapi bahkan sampai berdampak ke saluran irigasi sawah,” tambahnya.

Kerusakan itu disebut tak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga mulai memengaruhi aktivitas pertanian warga karena aliran air menjadi terganggu.

Aksi penutupan jalan akhirnya berlanjut ke meja mediasi. Warga dan pihak terkait, termasuk pelaku usaha tambang, melakukan musyawarah untuk mencari solusi bersama. "Saat ini mediasi masih berlangsung," ujar Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo. (pik/why)


Share to