Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-04 21:45:38

Proyek Jembatan Kedungasem Segera Dikerjakan, Ada Rekayasa Lalin

KENDALA: Keberadaan pipa air ukuran 16 dim (pipa warna biru) milik PDAM Kota Probolinggo di dekat Jembatan Kedungasem, sebelumnya menjadi hambatan pihak rekanan. Tapi setelah dilakukan peninjuan oleh lintas instansi, diputuskan bahwa pipa tersebut itu tidak perlu dipindah.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Proyek Jembatan Kedungasem di Jalan KH Hasan Genggong, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, segera dikerjakan. Ini, setelah instansi terkait bersama pihak rekanan meninjau jembatan yang kini masih terpasang jembatan darurat.

Tinjauan itu dilakukan oleh Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Wilayah 7, PDAM Kota Probolinggo, Dinas Perhubungan Probolinggo, Polres Probolinggo Kota dan Polres Probolinggo. Usai meninjau jembatan, mereka kemudian membahas langkah yang akan dilakukan saat proyek dimulai. Pembahasan itu digelar di rumah warga sekitar, Kamis (4/1/2021).

Baca Juga : Kini, Proyek Jembatan Kedungasem Terganjal Pipa PDAM

Pejabat Pembuat Komitmen BBJN Wilayah 7, Ida Bagus Putu Jeladi mengatakan, bahwa kontrak kerja yang dilakukan pada 25 November 2020 lalu, tetap akan dilanjutkan. Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya keberadaan pipa PDAM yang menyalurkan air bersih kepada masyarakat.

Baca Juga : Soal Perbaikan Jembatan Kedungasem, Menunggu Perbaikan JLU

Ada 2 pipa kecil ukuran 8 dim yang terletak di bawah jembatan, yang perlu dipindah. Sementara untuk untuk pipa ukuran 16 dim tidak perlu dipindah. "Bagaimana caranya pelayanan masyarakat tetap berlanjut," kata Ida Bagus.

Menurutnya, saat pembagunan dimulai, jembatan penghubung Probolinggo-Lumajang itu akan ditutup total. Rencananya, penutupan itu dimulai pada tanggal 8 Febuari 2021 ini.

Sementara itu, Agus, selalu kontraktor proyek dari PT Teva menerangkan, pihaknya masih terkendala adanya pipa PDAM di dekat jembatan. Tapi dari hasil pembahasan bersama instansi terkait, maka pihaknya akan memindahkan pipa ukuran 8 dim pada 20 Februari 2020 mendatang.

Sebelum dilakukan pemindahan, pihaknya akan menyosialisasikan kepada warga sekitar sehingga proyek jembatan sepanjang 25,8 meter dan lebar 12 meter itu bisa segera dikerjakan.

Agus juga berharap agar masa pengerjaan proyek bisa diperpanjang, karena sebelumnya sempat mandeg. "Kontraknya 25 November 2020 sampai 25 Juni 2021," kata Agus.

Sementara itu, Plt Kabag Pelayanan Pelanggan PDAM Kota Probolinggo, Erang Budicahyono mengatakan, kalau PDAM hanya sebagai pendamping. Sementara untuk teknis pemindahan pipa kecil tersebut, ia menunggu keputusan dari PDAM dan PU Bina Marga. "Anggarannya juga masih akan dikoordinasikan," ujar Erang.

Lalu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Iptu I Nyoman Harayasa mengatakan, Satlantas Polres Probolinggo dan Probolinggo Kota akan bekerjasama dengan dinas perhubungan setempat untuk mengatur jalur rekayasa lalu lintas saat proyek dimulai. Tapi, sebelumnya akan dilakukan masa uji coba rekayasa pada 8 dan 9 Februari mendatang. "Apabila sukses, maka proyek Jembatan Kedungasem dapat segara dilakukan," kata I Nyoman.

Diketahui, dalam rekayasa lalu lintas, nantinya kendaraan roda empat tonase kecil dari arah Kraksaan menuju Lumajang-Jember akan diarahkan ke selatan melalui perempatan  rumah makan Sinto, di Jalan Raya Dringu. Sementara kendaraan roda empat dari arah Lumajang menuju Situbondo, akan dilewatkan jalan di utara Pos Polisi Malasan di Jalan Raya Malasan, Kecamatan Leces.

Tapi, jalur tersebut tidak berlaku untuk kendaraan bertonase besar. Sebab, kendaraan tonase besar akan ada jalur berbeda.

Seperti, kendaraan besar dari arah Kraksaan menuju Surabaya-Lumajang yang biasanya melewati jalur selatan, akan diarahkan melalui Jalan Lingkar Utara Kota Probolinggo. Jalur itu juga berlaku bagi kendaraan besar dari arah Surabaya ke arah timur. (ang/don)