Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-07 20:13:15

PTM di Kota Probolinggo Segera Terealisasi, Tapi Hanya Perwakilan di Setiap Kecamatan

Wali Kota Hadi Zainal Abidin memantau pembelajaran tatap muka terbatas di SMPN 2 pada 25 Mei lalu. (foto: Fb Pemkot Probolinggo)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai pada pertengahan bulan September. Namun, ada beberapa ketentuan soal instansi sekolah yang bisa menerapkan PTM. Yakni perwakilan 3 sekolah di setiap kecamatan untuk dilakukan uji coba PTM.

Kepala Disdikbud Maskur mengatakan, PTM rencananya akan dilaksanakan pada pekan depan. Hal itu, karena Kota Probolinggo masuk PPKM level 3 kasus covid-19.

Baca Juga : Tekan AKI-AKB, 76 Persen Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tongas Sudah Divaksin

Menurutnya, tidak seluruh sekolah yang dilakukan PTM. Tetapi, uji coba PTM dilakukan oleh perwakilan 3 lembaga di setiap kecamatan di Kota Probolinggo.

Baca Juga : Tekan AKI-AKB, 76 Persen Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Tongas Sudah Divaksin

Maskur menuturkan Disdikbud dan lembaga sekolah yang akan menggelar PTM perlu mempertimbangkan persetujuan orang tua siswa. Jika ada orang tua yang tidak menyetujui, maka orang tua akan diberikan surat pernyataan tidak setuju PTM. "Tapi tetap mengikuti PTM secara daring," ucapnya.

PTM di Kota Probolinggo tetap mengacu pada ketentuan PPKM Level 3. Artinya, kegiatan PTM dibatasi hanya 50 persen dari jumlah siswa. "Untuk pertemuannya berlangsung hanya 2 jam dan dibagi beberapa shift," ujarnya.

Selama pelaksanaan PTN, Disdikbud akan mengevaluasi apakah ada temuan pelanggaran atau tidak. "Bila tidak ada, lembaga sekolah (yang menggelar PTM) akan ditambah lagi," kata Maskur.

Diberitakan sebelumnya, rencana PTM itu telah mendapat persetujuan Ketua Satgas Covid-19 yakni Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin. (ang/don)