Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-06 23:27:32

Puncak Gunung Semeru Keluarkan Lava Pijar, Warga Desa Sumberwuluh Diminta Mengungsi

MAHAMERU: Lava pijar di puncak Gunung Semeru, terlihat jelas dari Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Visual itu diambil pada Senin (6/12), sekira pukul 9 malam. (foto: Kades Sumberwuluh)

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Puncak Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar dan suara gemuruh selama 2 menit, pada Senin (6/12) malam. Tak lama setelah itu, Kepala Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, menyebar woro-woro melalui pesan suara whatsapp agar warganya yang masih bertahan di rumahnya untuk segera meninggalkan dan menuju tempat pengungsian.

Kepala Desa Sumberwuluh, Abdul Azis menuturkan dari hasil pantauan di Pos Gunung Sawur, lava pijar di puncak Gunung Semeru hanya diam. Sedangkan potensi banjir lahar nihil. "Api (lava pijar) diam, getaran banjir nihil," katanya.

Abdul Azis juga menyampaikan bahwa tim relawan dan TNI-Polri sudah bersiaga di desanya. Hal itu berdasarkan perintah Wakil Bupati Lumajang Indah Ambarwati Masdar, dan Kepala BNPB Pusat agar seluruh warga Desa Sumberwuluh diungsikan.

Dalam perintah tersebut, lanjut Abdul Azis, Desa Sumberwulu masuk dalam zona bahaya erupsi Gunung Semeru. "Anak-anak, wanita dan lansia diharapkan keluar dari rumahnya. Yang tertinggal bapak-bapaknya untuk menjaga harta bendanya," ujarnya.

Sementara, Mochammad Toha, Relawan Mahabasti Institut Teknologi dan Bisnis Lumajang mengatakan, dari Balai Desa Sumberwulu terpantau puncak Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar.

Toha juga mendapatkan informasi jika di Desa Sumbermujur juga terdengar suara gemuruh sekitar pukul 21.00 WIB. "Itu sekitar 2 menitan," ucapnya.

Toha menyebut, ibu-ibu Desa Sumberwulu yang berada di rumahnya sudah dievakuasi. Tetapi untuk laki-laki masih berdiam diri rumah. "Saat saya berkomunikasi (dengan warga), mereka takut barang-barangnya dicuri," kata Toha. (ang/don)