Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-25 21:10:00

Punya Potensi Wisata, Wabup Minta OPD Perhatikan Kampung Senduro

POTENSI : Wabup Lumajang Indah Amperawati saat meninjau kampung Senduro.

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati keliling melihat indahnya perkampungan di Desa Senduro, Rabu (26/08/2020). Kunjungan Wabup tersebut didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkeliling ke satu persatu RW BERSERI (Bersih Sehat dan Asri) menggunakan becak motor dari sore hingga malam.

Bunda Indah mengaku senang melihat keindahan dan keasrian perkampungan di Desa yang memiliki 21 Rukun Warga (RW) tersebut. Tidak hanya menakjubkan, masyarakatnya juga dinilai guyub dan sadar dalam menata lingkungannya menjadi asri dan berpotensi besar menjadi destinasi wisata baru berupa kampung wisata.

Baca Juga : Kuota Kunjungan Wisata Alam TNBTS Ditambah 40 Persen

"Yang susah itu merubah mentalnya masyarakat, kalau semua orang punya pikiran seperti ini (masyarakat Senduro) maka kerja pemerintah tidak berat, jadi kesadaran masyarakat itulah yang paling penting untuk memunculkan destinasi-destinasi wisata baru," ujarnya.

Baca Juga : Rencana Bangun Tempat Rehabilitasi Narkoba Dekat Wisata

Dalam kunjungannya, Wabup menilai perkampungan di Desa Senduro layak menjadi contoh perkampungan lainnya menciptakan kampung yang nyaman ditinggali. Ia berharap ada intervensi lintas OPD agar kampung Senduro semakin indah.

"Dari dinas terkait mestinya ada support, misalnya Dinas Lingkungan Hidup terkait pengelolaan sampah, dari Dinas Pariwisata ini bisa menjadi potensi destinasi wisata, Dinas Pemukiman (DPKP) akan melihat fungsi drainase dan jamban, Dinas Ketahanan Pangan disini banyak di setiap rumah menanam sayuran, toga yang itu sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan keluarga," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Senduro mengaku siap menjadikan Senduro kampung wisata. Ia bahkan telah mengumpulkan paguyuban becak motor yang siap mengantarkan wisatawan melihat keindahan perkampungan di desanya.

"Kami bekerja keras agar masyarakat sadar terlebih dahulu, kami libatkan masyarakat dan karang taruna untuk menata kampung, kami mewajibkan karangtaruna ada di RW setempat," jelasnya