Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-19 20:57:22

Puskesmas Maron Probolinggo Juga Tutup Sementara, Setelah Nakes Positif Covid-19

TUTUP: Puskesmas Maron di wilayah Kabupaten Probolinggo. Puskesmas ini juga tutup sementara setelah salah satu tenaga kesehatannya tertular covid-19.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Selain RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Puskesmas Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo juga tutup untuk sementara waktu. Alasannya serupa, satu tenaga kesehatannya tertular covid-19, tertular setelag menangani pasien dari klaster KTI.

Demi keamanan, saat ini satgas penanganan covid-19 kabupaten setempat melakukan tes swab serentak bagi setiap tenaga kerja di Puskesmas Maron. Tujuannya agar tidak menulari, baik rekan sejawat maupun pasien yang hendak berobat. Tak hanya itu pihak satgas juga akan melakukan sterilisasi seluruh ruangan yang ada di Puskesmas Maron.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan Digelar Terbatas

"Untuk pemeriksaan swab supaya cepat maka dilakukan secara serentak. Konsekuensinya tutup sementara. Kita ingin memastikan semua tenaga kesehatan yang ada kondisi sehat" terang, dr. Anang Budi Yoelijanto, juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten setempat, pada Selasa (18/8/2020).

Baca Juga : 7 Provokator Pengusiran Petugas Medis di Gunggungan Lor Pakuniran Akui Kesalahan

Apabila nanti pada hasil swab ditemukan kasus lain terkonfirmasi positif covid-19, maka akan dilakukan isolasi sesuai dengan ketentuan.

Diketahui, sebelum dilakukan penutupan, Puskesmas Maron sudah tidak mempunyai pasien rawat inap. Mereka sudah dipulangkan karena sudah dinyatakan sembuh.

Dengan penutupan ini, masyarakat yang hendak berobat, akan dialihkan ke puskesmas sekitar. Seperti Puskesmas Suko, Puskesmas Klenang Kidul, Puskesmas Condong dan Puskesmas Gending.

Anang mengatakan bahwa penutupan tersebut tidak akan berlangsung lama. Jika proses evaluasi selesai dan kesehatan para nakesnya sudah pulih, pihaknya akan membuka kembali operasional Puskesmas Maron seperti biasa.

"Harapannya, minggu depan sudah bisa operasional lagi," tandasnya. (zr/hvn)