Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-02 19:58:47

Puskesmas Pakuniran Giatkan Senam dan Kampanyekan Buah & Sayur

ANTUSIAS: Ratusan perwakilan instansi dan masyarakat mengikuti senam yang digelar Puskesmas Pakuniran. Tak hanya senam, peserta juga dikenalkan dengan makanan sehat seperti sayur dan buah.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai hingga saat ini, mengharuskan masyarakat tetap menjaga kesehatan. Mulai dari menaikkan imunitas hingga menaati protokol kesehatan yang digencarkan pemerintah. Karena itu, Puskesmas Pakuniran gencar melakukan sosialisasi pada masyarakat.

Upaya Puskesmas Pakuniran salah satunya dioptimalkan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yang dilaksanakan pada 22 Oktober 2021. Kegiatannya di antaranya senam bersama lintas sektor seperti PLKB, KUA, Kecamatan, perangkat desa, Polsek, dan Koramil setempat. Bahkan senam juga diikuti perwakilan masyarakat.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Kembali Aktif

“Senam dihadiri 100 orang. Mulai pegawai puskesmas, perwakilan 10 desa, kecamatan, polsek, koramil, dan masyarakat umum. Mereka antusias mengikuti senam, karena baru tahun ini dapat diselenggarakan. Tahun sebelumnya tidak terlaksana karena pandemi,” terang Plt. Kepala Puskesmas Pakuniran Totok Heryadi, S.Kep, NS.

Baca Juga : Hendak Mengevakuasi Sarang Tawon, Eh, Petugas Damkar Malah Tersengat

PENYULUHAN: Puskesmas Pakuniran turun ke lembaga pendidikan untuk memberi penyuluhan terkait Germas. Diharapkan anak-anak usia produktif tetap dalam kondisi sehat.

Menurut pria yang akrab disapa Totok ini, senam merupakan salah satu aktivitas fisik yang menjadi indikator Germas. Minimal dalam sehari, aktivitas fisik itu seharusnya 30 menit. Seperti halnya pekerja kantor yang aktivitasnya lebih banyak di tempat duduk.

Adapun kegiatan nonfisik yang dilakukan puskesmas, yakni mengkampanyekan makan buah dan sayur. Usai kegiatan senam, para peserta disedikan konsumsi buah. “Kita sediakan makanan langsung tanpa olahan, seperti polopendem. Jadi kita kenalkan makanan alami,” tegasnya.

Dari kegiatan tersebut, tindaklanjutnya ke depan Germas akan dilakukan di instansi pendidikan dan intansi pekerja atau pegawai. Melalui penyuluhan dan pengenalan makan buah dan sayur. Seperti halnya ke anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar. Karena aktivitasnya fisik sudah baik, maka dioptimalkan makan buah dan sayur, serta cuci tangan.

Pihaknya berharap, dengan program Germas, masyarakat mampu meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat diharapkan lebih sadar, mau, dan tahu, hingga mampu untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan dirinya sendiri. (*hla/sp)