Amelia Subandi


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-11 20:18:40

Puskesmas Sumberasih Lakukan Vaksinasi Covid-19 pada Calon Jamaah Haji

AMAN: Petugas vaksinasi Puskesmas Sumberasih melakukan penyuntikan vaksin pada calon jamaah haji dan masyarakat umum. Petugss memaksikan vaksinasi aman.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam meminimalisasi penyebaran covid-19. Selain imbauan mematuhi protokol kesehatan, pemkab melalui Dinas Kesehatan Kabulaten Probolinggo melakukan vaksinasi pada sejumlah sasaran.

Seperti yang dilakukan Senin (10/5/2021), puluhan masyarakat yang terdiri masyarakat umum, pelayanan publik, dan calon jamaah haji (CJH) di wilayah Kecamatan Sumberasih mendapatkan vaksinasi di puskesmas setempat.

Baca Juga : Gedung DPRD Jember Lockdown, Pembahasan LPP APBD 2020 Ditunda

Dalam pantauan tadatodays.com, vaksinasi yang dilaksanakan di Puskesmas Sumberasih menyasar dua kelompok. Yakni, masyarakat umum dan calon jamaah haji. Jadwal vaksinasi pada hari yang sama diperuntukkan untuk masyarakat yang telah menerima dosis pertama dan dosis kedua.

Baca Juga : Satu Anggota Dewan Jember Positif Covid-19, Parlemen Swab Masal

Selain itu pemberian vaksin Juga diperuntukkan bagi CJH yang masuk dosis vaksinasi tahap pertama. Koordinator Imunisasi pada puskesmas Sumberasih Is Aisah pada tadatodays.com menyampaikan, sasaran vaksin keseluruhan di Kecamatan Sumberasih total berjumlah 45.411 orang.

SCREENING: Sebelum divaksin, masyarakat harus melalui tahapan pemeriksaan terlebih dahulu. Warga yang memiliki komorbid tetap diperbolehkan divaksin asalkan lolos tahap pemeriksaan.

“Rinciannya, usia produktif lebih dari 18-59 tahun sebanyal 36.074 orang dan lansia lebih dari 60 tahun sejumlah 9.337 orang,” katanya. Pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Sumberasih sendiri berjalan lancar. Dari pemberian dosis pertama sampai dosis kedua, tidak ada lansia yang mengeluh apapun usai dilakukan vaksin.

Efek yang dirasakan masyarakat usai di vaksin hanya mengeluh demam ringan selama beberapa saat. “Dari laporan yang saya terima, tidak ada yang mengeluh efek samping berlebih usai di vaksin. Hanya gejala ringan yang dirasakan seperti halnya nyeri di bagian bekas suntikan, justru yang sering dialami nafsu makan malah meningkat,” jelasnya.

Is Aisah juga menyampaikan, bahwasannya pemberian vaksin ini juga diberikan pada masyarakat yang disertai penyakit penyerta (komorbid). Hanya saja, ketika akan divaksin perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan petugas medis.

"Vaksin ini aman, bahkan bisa juga bagi masyarakat yang punya komorbid juga divaksin. Nanti ada proses screening dari petugas medis. Jadi meskipun ada komorbid, selama itu tetap dikontrol dan kondisinya baik, maka vaksin bisa diberikan,” katanya.

Salah satu lansia yang ikut vaksin adalah Asma Nurul Mei Dilla, 35 Tahun. Perempuan yang disapa Nurul ini masuk kategori vaksinasi CJH 2021. Ia menerima suntikan vaksin dosis kedua. Ia mengaku tidak mengalami keluhan apapun usai divaksin. Justru dengan divaksin, ia merasa terlindungi. Terlebih jika dipastikan berangkat ke tanah suci di musim haji tahun ini.

“Usai divaksin, saya sama sekali tidak mengeluh apapun dari efek vaksin. Malah saya merasa bahwa tubuh saya mendapat tambahan kekuatan melawan covid-19. Bagi saya vaksinasi adalah salah jalan keluar utama untuk bisa terbebas dari Covid-19, terutama bagi saya yang sebentar lagj akan berangkat ke tanah suci," katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ida Solehati. Perempuan asal Muneng Leres ini menyampaikan, bahwa sejak awal divaksin ia sama sekali tidak merasa ragu dan khawatir. Baginya vaksin ini aman, karena terbukti tidak keluhan apapun yang dialaminya usai divaksin.

“Rasa ragu sama sekali saya tidak ada. Vaksin ini aman, jadi bagi masyarakat yang belum di vaksin untuk jangan takut. Segera daftarkan diri ke puskesmas untuk mengikuti program vaksin," kata ida.

Adanya vaksinasi covid-19 ini, tidak membuat seseorang kebal terhadap covid-19 tetapi lebih kepada ikhtiar untuk mencegah penularan covid-19 dengan terbentuknya herd immunity. Seandainya suatu saat terpapar, tidak separah sebelum divaksinasi. (*/mel/sp)