Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-15 17:30:24

Puting Beliung di Besuk Rusak 20 Rumah, Kecamatan Janji Lakukan Perbaikan

RUSAK BERAT: Kondisi selep padi milik warga usai terkena hujan lebat dan puting beliung di Kecamatan Besuk. Saat ini tercatat 20 rumah rusak akibat kejadian tersebut.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Rumah rusak dampak hujan lebat dan angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, yang terjadi Jumat (15/1/2021) bertambah. Total ada 20 rumah warga rusak. Tidak hanya itu, tiga orang korban luka sempat dilarikan ke rumah sakit karena tertimpa reruntuhan.

Camat Besuk Puja Kurniawan mengatakan, puluhan rumah yang rusak tersebut tersebar di empat desa. Meliputi Desa Jambangan, Desa Kecik, Desa Klampokan dan sebagian dari Desa Bago. Saat ini, pihak kecamatan terus melakukan pendataan dampak putting beliung tersebut.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Kembali Aktif

“Kami masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak. Baik yang rusak parah, ataupun rusak ringan,” katanya. “Untuk korban luka, sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit,” imbuhnya. Puja mengaku sudah berkoordinasi dengan Plt. Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko terkait musibah ini.

Baca Juga : Hendak Mengevakuasi Sarang Tawon, Eh, Petugas Damkar Malah Tersengat

Saat ini, pihaknya bersama Forkopimka Besuk, termasuk BPBD Kebupaten Probolinggo, membantu warga untuk membersihkan material bangunan. Warga yang rumahnya terdampak parah, sementara waktu diungsikan ke rumah kerabatnya. Pihak kecamatan menurut Puja -sapaan akrabnya- akan mengupayakan perbaikan pada rumah yang rusak.

Sementara itu, Abu Yazid, pemilik selep padi yang terdampak angin puting beliung, mulanya angin bertiup normal. Sebelu kemudian selama 10-15 detik, angin bertiup kencang dan merusak selep miliknya. “Di rumah tetangga juga banyak yang rusak. Termasuk ada pohon tumbang,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan lebat dan angin puting beliung melanda Kecamatan Besuk Jumat (14/1/2022), sekira pukul 15.50 WIB. Saat itu masih terlapor 9 rumah dari tiga desa yang terdampak. Saat itu dilaporkan satu korban luka yang dibawa ke Rumah Sakit Rizani Paiton. (zr/sp)