Puting Beliung Intai Pasuruan, Dua Rumah Rusak dan Pohon Tumbang, BPBD Minta Warga Waspada

Amal Taufik
Amal Taufik

Wednesday, 07 Jan 2026 18:11 WIB

Puting Beliung Intai Pasuruan, Dua Rumah Rusak dan Pohon Tumbang, BPBD Minta Warga Waspada

TUMBANG: Petugas saat mengevakuasi peristiwa pohon tumbang.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Ancaman cuaca ekstrem masih membayangi wilayah Kabupaten Pasuruan. BPBD mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul potensi angin kencang hingga puting beliung yang diperkirakan masih mengintai dalam beberapa hari ke depan.

BPBD Kabupaten Pasuruan mencatat, dua kejadian kerusakan rumah terjadi di wilayah selatan dan timur kabupaten. Di Dusun Wuwung, Desa Jogorepuh, Kecamatan Pasrepan, satu rumah warga dilaporkan roboh setelah diterjang angin. Sementara di Dusun Ploso, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, rumah warga mengalami kerusakan cukup parah akibat terpaan angin kencang.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil yang nilainya ditaksir puluhan juta rupiah. Selain itu, laporan pohon tumbang juga meningkat dan sempat mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan kondisi cuaca saat ini belum menunjukkan tanda-tanda stabil. Berdasarkan pemantauan BMKG, potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. “Pola yang muncul hampir sama, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, terutama dari siang menuju sore hari,” ujar Sugeng, Rabu (7/1/2026).

Sugeng menjelaskan, karakter angin puting beliung biasanya muncul secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun mampu menimbulkan kerusakan signifikan. Karena itu, BPBD meningkatkan kesiapsiagaan personel untuk merespons laporan warga.

Setiap kejadian pohon tumbang atau kerusakan bangunan, BPBD langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, relawan, dan pemilik lahan untuk melakukan pembersihan serta pengamanan lokasi. “Begitu ada laporan, kami langsung bergerak. Fokus kami memastikan tidak ada risiko lanjutan yang membahayakan warga,” jelasnya.

BPBD mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame, serta menunda perjalanan jika cuaca memburuk. “Cuaca seperti ini tidak bisa diprediksi secara kasat mata. Kewaspadaan jadi kunci untuk meminimalkan risiko,” kata Sugeng. (pik/why)


Share to