Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-14 23:02:36

Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Besuk, Banyak Rumah Rusak

BENCANA ALAM: Anggota kepolisian memeriksa kondisi salah satu rumah di Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, yang ambruk diterjang angin puting beliung, Jumat (14/1) sore. Hingga Jumat malam, petugas masih melakukan pendataan jumlah bangunan yang terdampak.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Hujan lebat dan angin puting beliung terjadi di tiga desa di Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Jumat (14/1/2022), sekitar pukul 15.50 WIB. Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah-rumah warga.

Camat Besuk, Puja Kurniawan menyampaikan tiga desa terdampak tersebut yaitu Desa Kecik, Desa Jambangan, dan Desa Klampokan. Hanya saja, dampak terparah terjadi di Desa Jambangan dan Desa Kecik. "Jaraknya memang bertetangga," terangnya melalui panggilan seluler.

Baca Juga : Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak di Besuk

Puja menjelaskan, dari hasil assesment per pukul 21.30 WIB, dari dua desa itu ada sekitar sembilan rumah yang terdampak. Dua rumah di Desa Kecik, dan 7 rumah lainnya di desa jambangan. Untuk kerugian materiil setiap rumah mulai dari 3 sampai 20 juta rupiah.

Baca Juga : Puting Beliung di Besuk Rusak 20 Rumah, Kecamatan Janji Lakukan Perbaikan

Selain rumah, pepohonan di tiga desa tersebut juga banyak yang tumbang. Namun belum diketahui jumlahnya berapa.

Puja menyampaikan bahwa saat ini masih proses pendataan, sehingga kemungkinan rumah-rumah rusak lainnya masih ada yang belum dilaporkan.

Selain itu, bencana tersebut juga menyebabkan satu orang warga terluka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Rizani Paiton. Korban tersebut atas nama Situ Sulaeha, 36, warga Desa Kecik. "(Korban) tertimpa asbes atap rumahnya," ujarnya.

Ia menyampaikan, saat ini perangkat desa, forkopimka, dan petugas BPBD masih berada di lokasi untuk melakukan evakuasi barang dari dalam rumah rusak, dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang.

Kabar bencana alam tersebut juga dibenarkan oleh Kapolsek Besuk, AKP Taufik Hidayat. Saat dikonfirmasi melalui panggilan seluler, Taufik mengatakan bahwa saat itu hujan cukup lebat mengguyur wilayah Kecamatan Besuk dan mengakibatkan banyak rumah rusak dan pepohonan tumbang. "Anggota masih ada yang di lokasi," katanya.

Taufik juga masih menunggu hasil pendataan jumlah rumah yang rusak. (zr/don)