Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2020-10-12 21:47:33

Putus Cinta, Seorang Pemuda di Nguling Nekat Gantung Diri

TKP: Polisi dan warga menunjukkan lokasi korban gantung diri di ruang tamu rumahnya, Dusun Sambing, RT 14/ RW 6, Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Muhammad Aminullah, 22, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di ruang tamu rumahnya di Dusun Sambing, RT 14/ RW 6, Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Senin (12/10/2020). Motifnya ialah putus cinta.

Informasi yang dihimpun tadatodays.com, dua hari sebelum wafat korban sempat bercerita pada Habibah, neneknya, untuk megakhiri hidupnya. Namun, saat itu sang nenek menganggap cucunya hanya putus asa sesaat saja.

Baca Juga : Polisi Belum Pastikan Motif Bunuh Diri Lelaki di Tiang Sutet

Di hari nahas sekira pukul 05.00 WIB, korban yang saat itu sudah bangun, ditanya Romli, ayahnya, kenapa belum siap untuk berangkat kerja. Seketika Aminullah menjawab kalau ia hendak berangkat.

Tak curiga jika sang anak hendak bunuh diri, Romli yang merupakan sekuriti pabrik garmen di Kota Probolinggo, berangkat menuju tempatnya bekerja. Namun, pertemuan itu ternyata jadi interaksi terakhir ayah dan anak tersebut.

“Sekira pukul 06.30 WIB, korban ditemukan Hilyatul Auliyah, kakaknya, dalam kondisi tergantung,” terang Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto. Korban gantung diri menggunakan sarung berwarna merah motif cokelat.

Melihat sang adik tergantung, Auliyah -sapaannya- berteriak histeris. Ia meminta tolong warga untuk menurunkan sang adik. Warga kemudian memberikan pertolongan dengan cara melepas ikatan sarung.

Sekretaris Desa Nguling, Rofik, yang dihubungi salah satu warga langsung berangkat dan membawa korban ke RSUD Grati untuk dilakukan tindakan medis. Namun, upaya tersebut tak berhasil. Sekira pukul 07.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia.

Dari hasil penyelidikan Polsek Nguling, korban memiliki sifat tertutup. Melalui buku catatan ia tuliskan kekesalannya. Salah satunya karena diputus oleh pacarnya. (ang/sp)