Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-04 08:58:35

Ranu Linggo Rekisi, Tempat Budidaya Anggrek di Kaki Gunung Semeru

POTENSI : Ranu Linggo Rekisi atau yang juga dikenal masyarakat dengan sebutan Ranu Darungan merupakan salah satu dari lima Ranu yang ada di kaki Gunung Semeru

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Ranu Linggo Rekisi atau yang juga dikenal masyarakat dengan sebutan Ranu Darungan merupakan salah satu dari lima Ranu yang ada di kaki Gunung Semeru. Ranu Linggo Rekisi terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru wilayah selatan, tepatnya di Dusun Darungan, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo.

Nama Ranu Linggo Rekisi diambil dari nama tanaman yang mengelilingi perairan tersebut yaitu tanaman Rekisi. Sementara, Linggo diambil dari bentuk ranu yang berkelok-kelok. Namun, ada penyebutan Ranu Darungan dari masyarakat sekitar, hal itu dikarenakan Ranu Linggo Rekisi berbatasan langsung dengan Dusun Darungan, Desa Pronojiwo.

Baca Juga : Senduro dinobatkan Sebagai Desa Sadar Kerukunan Jawa Timur

Ranu Linggo Rekisi masuk dalam wilayah atau zona pemanfaatan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sehingga masyarakat diperbolehkan memanfaatkan sumber daya alam tanpa merusak ekosistem yang ada.

Baca Juga : Setahun Ditutup, Gunung Semeru bakal Dibuka Awal Oktober

Saat ini, Ranu Darungan dikelola oleh Kelompok Tani Konservasi Ranu Linggo Rekisi sebagai lokasi pembudidayaan tanaman anggrek. Sebagai salah satu bunga endemik Semeru, ada 57 jenis anggrek yang dibudidayakan di area tersebut. Menurut, Agus Hariyanto salah satu anggota KTK Ranu Linggo Rekisi, dirinya bersama beberapa anggota KTK Ranu Linggo Rekisi lainnya, berkeinginan agar nantinya wilayah tersebut dijadikan sebagai salah satu Ekowisata serta sebagai sarana edukasi dan penelitian bagi pelajar/ mahasiswa yang sedang melakukan kajian tentang lingkungan utamanya tentang bunga anggrek.

Selain untuk budidaya anggrek, Ranu Linggo Rekisi juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Ada 5 Dusun di Desa Pronojiwo yang memanfaatkan air ranu, yaitu Dusun Ranu, Dusun Tulungagungan, Dusun Darungan, Dusun Mulyoarjo, dan Dusun Kalibening.

Ranu Linggo Rekisi tergolong daerah yang aman untuk kegiatan camping, dan kegiatan seru lainnya. Suasana yang sejuk, asri dan nyaman sangat pas untuk menghapus penat dalam rutinitas pekerjaan sehari-hari. Ada beberapa spot foto yang instagramable di lokasi Ranu Linggo Rekisi. Selain air yang jernih dan taman anggrek, disana juga ada bangunan tua peninggalan belanda yang membuat pemandangan semakin haritage.

Masyarakat yang berkunjung ke Ranu Linggo Rekisi dilarang untuk mandi di Ranu, membuang sampah sembarangan, membawa sesuatu dan berkegiatan yang dilarang agama dan negera, dilarang membawa pulang tanaman apapun yang ada di Ranu Linggo Rekisi serta yang paling penting dilarang merusak ekosistem alam. (mm/sp)