Febri Wiantono


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-23 15:39:34

Rapid Test Antigen Tak Berlaku di Tempat Wisata Banyuwangi

ENJOY: Pulau Merah menjadi salah satu destinasi andalan di Banyuwangi, dan memastikan bahwa setiap pengunjung tidak akan di-Rapid Test Antigen.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Meski berstatus zona merah Covid-19, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tetap membuka akses bagi pengunjung yang ingin berwisata di Banyuwangi. Bahkan, deteksi dini Virus Corona melalui Rapid Test Antigen tidak diberlakukan di tempat wisata yang ada di Banyuwangi.

Juru bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono menegaskan, wisatawan tetap bisa masuk ke Banyuwangi tanpa harus menjalani Rapid Test Antigen di tempat check point.

Baca Juga : Terminal Brawijaya Bakal Dirombak, Dianggarkan Rp 40 Miliar

Pria yang karib disapa Rio ini mengatakan, kebijakan itu juga berlaku bagi wisatawan atau masyarakat dari Bali yang hendak ke Pulau Jawa melalui Banyuwangi. "Di penyeberangan Gilimanuk-Ketapang nggak ada, kita tidak membuka dan kita tidak memeriksa di tempat check point," jelas Rio.

Baca Juga : Satgas Covid-19 Perketat Pintu Masuk Banyuwangi

Meski begitu, Rio memastikan bahwa setiap wisawatan akan tetap mendapatkan pemeriksaan kesehatan saat berada di hotel tempat mereka menginap.

"Ini adalah bentuk kerjasama dengan Dinas Pariwisata di tingkat kabupaten maupun provinsi, nantinya akan membantu pelaksanaan pemeriksaan Rapid test Antigen bagi pengunjung," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, M Yanuarto Bramuda, membenarkan bahwa wisatawan masih bisa datang ke Banyuwangi.

Terkait dengan penanganan dan pencegahan Covid-19. Bramuda mengatakan bahwa sektor akses akomodasi darat, udara, maupun laut yang ada di Banyuwangi kesemuanya sudah menerapkan pengamanan ketat.

"Karena memang di moda transportasi itu sudah memberlakukan peraturan ketat. Terhadap moda transportasi ini semuanya sudah memberlakukan swab atau rapid test antigen," katanya.

Karena itu, ia memastikan bahwa aturan ketat protokol kesehatan tetap menjadi prioritas semua destinasi wisata di Banyuwangi. "Kami sudah konsolidasi dengan para pelaku pariwisata, perhotelan, travel agent, dan Kelompok Sadar Wisata," ucapnya.

Sebagai informasi, update kasus Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi per tanggal 22 Desember 2020, terdapat 3.806 orang positif Covid-19. Dari jumlah itu, angka kesembuhan sebanyak 3.316 orang, meninggal 323 orang, dan sisanya masih dirawat atau diisolasi. (peb/don)