Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-07-29 16:55:18

Rapikan Jaringan di Tower Pemancar, Teknisi Jatuh dan Meninggal

EVAKUASI: Jasad Rifai dievakuasi dari lokasi tower pemancar seluler tempatnya jatuh hingga meregang nyawa.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Malang nasib yang dialami Moch. Rifai warga Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Pasalnya, teknisi berusia 38 tahun itu meninggal dunia setelah terjatuh dari tower pemancar salah satu operator seluler yang terletak di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Peristiwa ini terjadi Jumat (29/7/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban terjatuh dari ketinggian 52 meter. Ia pun terluka pada bagian kepala, tangan sebelah kanan dan patah tulang kaki sebelah kiri.

Baca Juga : Buntut Laka Sukoharjo, Kanit Laka dan Kasatlantas Dilaporkan ke Polresta

Teman korban, Dwi Hartono mengatakan kalau peristiwa bermula saat dirinya yang bersama korban dan satu orang teman lainnya hendak merapikan jaringan di tower tersebut. Dengan kondisi tubuh yang sehat tanpa masalah, mereka naik dan melaksanakan tugas masing-masing. "Safety kita komplit semua sesuai SOP," ucapnya.

Baca Juga : Guru dan Purnawirawan Senggolan Motor, Purnawirawan Ditendang, Meninggal Dunia

Dwi mengaku kalau saat itu korban sedang berada sekitar 2 meter di bawahnya. Tak lama kemudian korban meminta kabel untuk diturunkan. Dwi menuruti permintaan korban. Namun nahas, setelah pegang kabel itu, korban langsung terjatuh di ketinggian 52 meter. Sebelum terjatuh ke tanah, terlebih dulu korban terbentur besi di ketinggian 20 meter. "Kami sudah konfirmasi ke keluarga dan atasan," paparnya.

Di samping itu, Kanit Reskrim Polsek Gading Aipda Antono mengatakan kalau sesaat setelah menerima laporan, pihaknya segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas langsung mengevakuasi korban serta melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, diduga korban murni dari kecelakaan kerja. Diduga ada alat yang tidak terkait dengan sempurna. Meski begitu pihaknya tetap menunggu pihak keluarga. "Apa mau di autopsi atau bagaimana masih menunggu," katanya.

Antono juga memastikan kalau dari keterangan teman korban, saat kejadian tidak ada angin kencang. Cuaca saat itu pun cerah. (zr/why)