Ratusan Pemudik asal Kepulauan Madura Padati Kapal Perintis di Pelabuhan Tanjung Wangi

Mohamad Abdul Aziz
Mohamad Abdul Aziz

Thursday, 12 Mar 2026 14:30 WIB

Ratusan Pemudik asal Kepulauan Madura Padati Kapal Perintis di Pelabuhan Tanjung Wangi

MUDIK: Ratusan warga kepulauan memadati Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, Kamis (12/3/2026).

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Arus mudik jelang Idul Fitri 1447 H sudah terpampang di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Kamis (12/3/2026), ratusan pemudik memadati kapal perintis Sabuk Nusantara 91 yang akan berlayar menuju Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura.

Sejatinya, kapal tersebut tidak lagi masuk dalam program mudik gratis. Namun, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Para calon penumpang tampak memenuhi area pelabuhan sejak pagi hari untuk memastikan mendapatkan tiket keberangkatan.

Bagi masyarakat kepulauan, kapal perintis masih menjadi pilihan utama karena tarifnya relatif terjangkau dan jadwal pelayarannya rutin. Ini jadi solusi realistis bagi para pekerja perantauan yang ingin pulang kampung, tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Selain faktor harga, kepastian jadwal pelayaran juga menjadi pertimbangan penting. Banyak di antara mereka memilih berangkat lebih awal untuk menghindari lonjakan penumpang menjelang hari raya.

Salah satu pemudik, warga Sumenep yang bekerja di Bali, mengaku sengaja mudik lebih awal agar terhindar dari kepadatan mendekati Lebaran. Ia tetap memilih kapal perintis karena dinilai lebih praktis untuk menuju kampung halaman. “Saya beli tiket sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB, sekalian membeli tiket untuk perjalanan balik,” ujarnya.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan dan penguatan transportasi laut masih sangat diperlukan, terutama untuk wilayah kepulauan yang tidak terjangkau moda transportasi darat.

Kapal perintis bukan sekadar sarana perjalanan, tetapi juga menjadi penghubung utama antara pulau-pulau kecil dengan pusat aktivitas ekonomi. Karena itu, keberlanjutan layanan kapal perintis dinilai penting untuk terus dijaga dan ditingkatkan guna mendukung konektivitas serta pemerataan akses transportasi di wilayah kepulauan Indonesia. (azi/why)


Share to