Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-26 20:59:14

Ratusan Peserta Ikuti SKB CPNS di GOR Mastrip Kota Probolinggo

JAGA JARAK: Peserta SKB CPNS di GOR Mastrip Kota Probolinggo ini melalui pemeriksaan yang ketat sebelum memasuki ruangan ujian.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Seleksi Penerimaan CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN telah memasuki tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Seleksi di Kota Probolinggo dilaksanakan pada hari Sabtu (26/9/2020) dimulai sejak pukul 08.30 dan berakhir pukul 16.00 di Gor Mastrip Kedopok, Kota Probolinggo. Sebanyak 361 peserta seleksi mengikuti tahapan tes yang ke tiga ini dan mereka dibagi dalam 3 sesi. “Satu sesi terdiri 120 peserta,” terang Kepala BKSDM Kota Probolinggo Gogol Soejarwo.

Gogol Soejarwo mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti SKB sebanyak 375 orang. Namun untuk mengurangi pergerakan orang, maka 14 peserta yang berasal dari luar Kota Probolinggo dan Provinsi Jawa Timur, mengikuti SKB di kantor regional BKN terdekat. “SKB dilakukan serentak pada bulan September dan Oktober, tiap kota tidak sama tanggalnya,” jelasnya.

Baca Juga : SKB CPNS, Lima Orang Ikuti Ujian Susulan

Adapun formasi yang akan diperebutkan oleh ratusan peserta tersebut hanya 125 formasi. Formasi terbanyak adalah formasi pendidikan dan kesehatan. Sedangkan pengumuman akhir peserta yang lulus seleksi penerimaan CPNS tersebut belum diketahui waktunya. “Kami belum tahu pengumumannya. Kami hanya bertugas memfasilitasi sehingga tes SKB dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman. Panitia seleksi semuanya dari BKN,” ungkapnya.

Baca Juga : Peserta SKB CPNS di Kabupaten Probolinggo Diwajibkan Rapid Test

Sementara dalam SKB tersebut BKPSDM Kota Probolinggo menyediakan 135 Personal Computer. Jumlah itu sesuai dengan ketentuan BKN pusat, diharuskan ada cadangan sebesar 10 persen.

Dalam teknis pelaksanaan, panitia menyediakan ruang isolasi bagi peserta yang mengalami sakit dan flu. “Ada peserta yang suhuny 37,3, maka ujian terpisah,” ujarnya.

Sama seperti seleksi kompetensi dasar (SKD), peserta mengerjakan 100 soal ujian dengan durasi waktu 90 menit. Sedangkan materi SKB, berdasar kemampuan bidang formasi yang dipilih. Seperti formasi dokter, itu kompetensi bidangnya dikeluarkan oleh Kemenkes RI. Begitu juga formasi guru, soal kompetensi bidangnya dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan RI.

Terkait joki CPNS, pihaknya mengaku selalu memberikan masukan kepada panitia untuk teliti terhadap kemungkinan terjelek yang akan terjadi.

Terkait protokol kesehatan, Gogol menambahkan jika panitia sudah menyiapkan mekanisme tertentu mulai dari peserta datang, pengecekan identitas hingga menunggu waktu ujian tiba. Semua tahapan itu dilakukan dengan peserta yang mengenakan masker, face shield dan menjaga jarak. “Kami atur meja peserta 1,5 meter lebih, sesuai petunjuk satgas Covid-19 setempat. Kami juga minta 14 hari sebelum tes, peserta agar isolasi mandiri,” tegasnya.

375 yang lulus ke tahapan SKB ini merupakan mereka yang menyingkirkan 2.670 peserta yang lulus administrasi penerimaan CPNS. 375 peserta itu terdiri dari 3 besar peserta di masing-masing formasi. Satu peseta terbaik akan lulus seleksi dan menjadi CPNS m. “Hasil SKD dan SKB dijumlahkan, diambil nilai terbaik,” jelasnya. (hla/hvn)