Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-23 16:55:54

Ratusan Remaja di Kecamatan Dringu Antusias Jalani Vaksinasi

ANTISIPASI: Para pelajar berani divaksin sebagai salah satu upaya membentuk kekebalan tubuh. Mereka berharap tidak terpapar covid-19 dan mengikuti proses pembelajaran dengan rasa aman.

DRINGU, TADATODAYS.COM - Pelajar di Kabupaten Probolinggo antusias mengikuti vaksinasi covid-19 di sejumlah balai desa di Kecamatan Dringu. Mereka rela mengantre untuk disuntik vaksin sinovac yang diselenggarakan Puskesmas Dringu.

Dalam pantauan tadatodays.com di balai Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Kamis (22/7/2021), para pelajar menunggu giliran dengan tertib. Mereka mengaku tidak ragu divaksin sebagai salah satu upaya mencegah terpapar covid-19.

Baca Juga : Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Probolinggo Lakukan Pendekatan Persuasif & Edukatif

Seperti yang disampaikan Aprian Afiansyah, 17, warga Dusun Bengkingan, Desa Kalirejo. Pelajar kelas XI Jurusan Listrik SMK Negeri 2 Kota Probolinggo itu mengaku secara sukarela bersama teman-teman sekampungnya disuntik vaksin.

Baca Juga : Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Probolinggo Lakukan Pendekatan Persuasif dan Edukatif

“Biasa saja, tidak dredeg. Saya dapat info vaksin massal dari Ketua RT saya,” terangnya. “Kami hanya diminta membawa KTP atau KK. Sebelum vaksin, juga diminta sarapan terlebih dahulu,” katanya saat ditanya apa saja persiapan yang dilakukan sebelum vaksin.

Pasca divaksin dosis pertama, ia mengaku tidak ada gejala yang ditimbulkan selain seperti suntik pada umumnya. Aprian juga mengaku sedikit mengantuk. Setelah ini, ia menunggu jadwal untuk divaksin dosis kedua.

PEMERIKSAAN: Seperti biasa, sebelum disuntik vaksin, para remaja ini diperiksa kondisi kesehatannya. Pihak Puskesmas Dringu memastikan kondisi kesehatan para pelajar ini sangat baik karena usianya masih muda.

Hal senada disampaikan Cindy Titania, siswi kelas XII Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 Kota Probolinggo. Usai divaksin, ia merasa lebih tenang. Pelajar 17 tahun itu, mengaku mendapat info vaksin massal dari ketua RT setempat.

“Saya vaksin untuk jaga diri dari covid-19. Alhamdulillah selama ini sehat dan belum terpapar covid-19. Saya berharap yang lain juga ikut vaksin massal. Semoga Covid-19 berakhir,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Dringu drg. Reni Meutia menjelaskan, bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar atau remaja di Kecamatan Dringu diikuti dengan baik dan penuh antusias. Mereka sadar akan pentingnya vaksin, agar terbentuk herd immunity. Sehingga mereka tak lagi was-was bila nanti proses pembelajaran dilaksanakan tatap muka.

“Tujuannya vaksin untuk membentuk kekebalan tubuh. Jadi vaksin sangat dibutuhkan untuk usia remaja yang mungkin akan diadakan pembelajaran tatap muka di sekolahnya,” terangnya.

Vaksinasi pada remaja di Kecamatan Dringu rampung diselenggarakan di empat desa sejak Senin (19/7/20210). DI antaranya Desa Kalisalam, Desa Kalirejo, Desa Randuputih, dan Desa Taman Sari.

“Di Desa Kalisalam rampung divaksin dosis pertama sebanyak 150 remaja, Desa Tamansari ada 120 remaja, Desa Kalirejo dan Desa Randuputih sedang dalam proses pelaksanaan vaksin hari ini, Kamis (22/7/2021),” jelasnya.

TERTIB: Ratusan remaja di Kecamatan Dringu mengikuti vaksinasi massal di balai Desa Kalirejo. Mereka menunggu giliran untuk disuntik vaksin.

Wanita berjilbab itu mengaku sosialisasi vaksin massal di kalangan remaja dilakukan pihaknya, bekerjasama dengan Saka Bhakti Husada Dringu. Saka Bhakti Husada adalah gugus pramuka yang mewakili anak-anak muda untuk mempromosikan vaksin pada remaja usia 12 tahun hingga 17 tahun agar mengikuti vaksin massal.

“Jika sebayanya yang mengajak, kami anggap promosi vaksin lebih optimal,” katanya. Sasaran vaksin remaja tersebut selain pemuda di desa-desa, juga para pelajar di sekolah. Puskesmas Dringu sedang berkoordinasi dengan pihak sekolah di Kecamatan Dringu dalam pelaksanaan vaksinasi massal tersebut.

Pihak puskesmas juga berkoordinasi dengan SMA Negeri 1 Dringu. Rencananya ada 700 pelajar siap mengikuti vaksin dalam pekan ini. Tetapi alokasi vaksin juga menjadi pertimbangan dalam menentukan sasarannya.

“Kalau kami mendapat alokasi vaksin lagi, akan kami jadwalkan vaksin massal di SMAN 1 Dringu. Kami maksimalkan target 70 persen dari total penduduk tervaksin,” terangnya. Meski sudah tervaksin, ia mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sedikitnya ada empat tim diturunkan dalam pelaksanaan vaksin remaja atau pelajar tersebut. Masing-masing dua tim di satu desa. Satu tim untuk vaksin masyarakat umum, satu tim untuk vaksin remaja atau pelajar.

“Hingga hari ini, belum ada temua KIPI pada vaksin remaja, hampir tidak ada. Karena daya tahan tubuhnya masih bagus di usia remaja,” terangnya. Pihaknya berharap para remaja di wilayah Kecamatan Dringu bisa tervaksin semua. Pasalnya, para remaja atau pelajar ini mobilitasnya tinggi. (*/hla/sp)