Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-02-17 22:21:48

Remaja di Banyuwangi Ditemukan Tewas Gantung Diri

BUNUH DIRI: HK ditemukan menggantung menggunakan tali tampar warna biru, di plafon kamar rumahnya. Pemuda 15 tahun itu meninggal dengan cara gantung diri.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Seorang remaja berinisial HK, 15, warga Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di dalam kamarnya, Kamis (17/2/2022). Saat kejadian, tidak satupun keluarga HK yang berada di dalam rumah.

HK ditemukan gantung diri oleh tetangganya, sekira pukul 16.30 WIB. Warga sekitar pun kaget mendengar kabar tersebut.

Baca Juga : Tragis, Pemuda Banyuwangi Akhiri Hidup dengan Benturkan Kepalanya ke Mesin Pemotong Kayu

Kapolsek Kalipuro, AKP Hadi Waluyo membenarkan kejadian tersebut. Ia mengetahui kejadian itu setelah menerima laporan dari warga. “Gantung diri di plafon kamarnya,” kata Hadi.

Baca Juga : Nyebur di Pemandian Tamansari, Pemuda Ini Tewas Tenggelam

Hadi menjelaskan, selama ini korban tinggal bersama kakek, nenek dan saudara laki-lakinya. Pada waktu kejadian, keluarganya itu sedang tidak berada di rumah. Hanya HK yang menjaga rumah tersebut.

Kemudian, sang nenek menghubungi ponsel HK, namun tidak diangkat. Karena cemas, nenek kemudian menghubungi tentangganya bernama Fransiska untuk meminta tolong mengecek HK di rumahnya.

Fransiskan pun mendatangi rumah HK, dan memanggilnya dari luar rumah. Namun, tak ada respons dari HK. "Kemudian saksi (Fransiska, Red) masuk lewat belakang (rumah), hendak melihat mungkin korban sedang tidur," ujarnya.

Nah, saat berada di depan kamar HK, Fansiska melihat pintu kamar sedikit terbuka. Setelah pintu itu didorong, Fransiska terkejut melihat HK sudah tergantung di atas plafon kamarnya. "Saksi kemudian berlari dan berteriak kepada suaminya, mengabarkan apa yang dilihat," katanya.

Kabar HK gantung diri menyebar ke warga sekitar. Sebagian warga kemudian menghubungi Polsek Kalipuro. Selanjutnya, jenazah HK dievakuasi ke Puskesmas Pasucen.

Dari hasil pemeriksaan petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga sudah pasrah dan ikhlas menerima kepergian korban, dan menolak untuk dilakukan autopsi. (rl/don)