Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-21 18:49:20

Rencana Buka Konter Seluler Gagal, Usai Sapinya Digondol Maling

KORBAN: Sukur bersama istrinya berada di kandang sapi yang sapinya telah digondol maling dini hari sebelumnya.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Seorang buruh tani kehilangan seekor sapi yang rencananya bakal dijual untuk membuka konter seluler. Dia adalah Sukur, 65, warga Jalan Kapten Saroe, Dusun Kedung Kemiri, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Pria ini mengetahui sapinya hilang pada Sabtu (21/11/2020) pagi menjelang adzan Subuh, pukul 03.30.

Sukur sendiri tak menyangka jika kandanv sapi yang hanya berjarak seratus meter dari jalan raya tersebut, akan menjadi target maling. Pasalnya lokasi kejadian ramai dengan lalu lalang kendaraan. "Banyak mobil lewat ke Sumber Taman, Ke Tegalrejo," terang Sukur

Baca Juga : Pemilik Salat Berjamaah di Masjid, Sapi Warga Kedopok Digondol Maling

Saat sapinya dicuri, sejatinya Dukur terjaga. Ketika itu, dia  berada di ruang tengah depan TV pukul 03.00. Lantas ia memeriksa kandang sapinya yang berada di halaman rumahnya. Bahkan ia sempat mlbuang air kecil didekat kandangnya. "Setelah itu saya bangunkan anak saya yang tidur di teras rumah, namun dia tetap tertidur. Hingga saya masuk ke rumah, saya makan pepaya. Lalu terdengar suara jedutan, seperti suara sapi naik ke mobil. Saya ke luar, sapi saya sudah diangkut mobil jenis Innova abu-abu silver ke arah barat. Anak saya tetap tidur," ungkapnya.

Baca Juga : Curi Sapi Limousin Milik Tetangga, Warga Jember Terancam 7 Tahun Penjara

Sebelumnya sapi tersebut berada di kandang berukuran lima meter kali empat meter dan diikat dengan dua tampar. Sapi tersebut menghadap ke utara. Lantas pelaku memutus tamparnya dengan benda tajam. "Sisa tamparnya dibawa petugas sebagai barang bukti," jelasnya.

Seekor sapi yang hilang, itu memliki ciri-ciri berkelamin jantan, bulu berwarna hitam, berusia dua tahun, dan tinggi 1,5 meter. Bulu di kepala terdapat warna merah. Bulu di punggungnya ada garis warna putih. Sapi jenis blasteran tersebut memiliki sepasang tanduk berukuran 10 sentimeter.

Kalau dijual, sapi tersebut ditaksir seharga Rp 17 juta. Sebelumnya ia membeli seharga Rp 15 juta di Pasar Hewan Wonoasih. Hasil beternak sapi tersebut rencananya untuk membuka konter seluler. Sayang, sapi yang telah dipeliharanya selama 3 bulan ini digondol maling.

Sementara Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini membenarkan adanya pencurian sapi di Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. "Pukul 04.30 korban melapor ke Polsek Wonoasih. Bersama petugas melakukan pengejaran. Sampai sejauh mana, masih dalam proses penyelidikan," terang Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini. (hla/hvn)