Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-25 21:53:44

Rilis Perpanjangan PPKM, Tantri: Angka Kematian Masih Tinggi

PPKM DIPERPANJANG: Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, didampingi Wakil Bupati Timbul Prihanjoko dan Kapolres AKBP Teuku Arsya Khadafi, saat menyampaikan perpanjangan PPKM di Kabupaten Probolinggo hingga 2 Agustus 2021.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari menyikapi perpanjangan PPKM yang disampaikan Presiden Joko Widodo, Minggu (25/7) malam. Dalam pers rilis yang disampaikan bupati di pendapa Kabupaten Probolinggo, sesaat setelah pengumuman Presiden, Bupati Tantri menyebut bahwa angka kematian akibat covid-19 di Kabupaten Probolinggo masih tinggi.

Diketahui, perpanjangan PPKM itu dimulai pada 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Baca Juga : Satgas Covid-19 Mengimbau Masyarakat Tetap Waspada Meski Kabupaten Probolinggo Turun ke Level 2

Bupati Tantri menyampaikan, kasus covid-19 di Kabupaten Probolinggo belum ada tanda-tanda penuruna jumlah kasus dalam tiga minggu terakhir. "Artinya, dengan penguatan tracing dan testing membuat angka positif covid-19 meninggi," kata Tantri.

Baca Juga : Satgas Covid-19 Imbau Masyarakat Tetap Waspada Meski Kabupaten Probolinggo Turun ke Level 2

Sementara berdasarkan data dari rumah sakit dan rumah isolasi di Kabupaten Probolinggo, kasus aktif covid-19 saat ini sebanyak 910 pasien. Angka kesembuhan mencapai 4000 pasien dari total kasus secara kumulatif 5.203 .

Dari jumlah itu, Tantri mengaku prihatin karena angka kematian kecenderungan naik. Karena itu, sesuai instruksi Menteri Koordinator Kemaritiman RI Luhur Binsar Panjaitan, maka wilayah Kabupaten Probolinggo menetapkan perpanjangan PPKM. "Dari 26 Juli sampai 2 Agustus," katanya.

Istri mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin ini menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan seluruh petunjuk pemerintah pusat dalam penerapan PPKM Level 4. Meski, ia menerima laporan ketidaknyaman dari masyarakat karena tidak ada kelonggaran dalam pelaksanaan PPKM. "Tentu kita semua menyadari, ini adalah sebuah proses yang dilalui bersama," ujarnya.

Oleh karena, Tantri menyebut sebelum menuju kenormalan baru, PPKM harus dilalui terlebih dahulu. Selama perpanjangan PPKM, Satgas Covid-19 telah menyiapkan berbagai skema bantuan sosial kepada masyarakat terdampak. "Melalui APBD kita mempersiapkan 22.500 bansos dan ditambah dari TNI-Polri," ujar Tantri.

Selanjutnya Ia mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan lebih disiplin serta mematuhi protokol kesehatan. "Baik di level keluarga dan masyarakat agar dalam kondisi sehat," katanya.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, yang mendampingi Bupati Tamtri saat pers rilis mengatakan, pihaknya akan tetap menerapkan operasi yustisi untuk menyadarkan masyarakat akan pentingny protokol kesehatan. Kapolres juga menyadari bahwa PPKM berdampak pada sektor perekonomian.

Selain itu, kepolisian juga akan tetap membantu pemerintah dalam peningkatan ketahanan tubuh. "Melaksanakan vaksinisasi guna mengurangi penyebaran covid-19," kata kapolres. (ang/don)